Prodi Tidak Produktif Bakal Dihapus

Foto: Istimewa

RADARPENA.ID – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan, bahwa untuk program studi (Prodi) di perguruan tinggi yang serapan tenaga kerjanya kecil akan ditutup.

Pelaksana Tugas Sekretaris Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Aris Junaini mengatakan, bahwa hal ini menjadi salah satu kebijakan besar Mendikbud (Nadiem Makarim) di bidang Pendidikan Tinggi yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

“Program studi yang 80% lulusannya tidak terserap oleh dunia industri akan ditutup,” kata Aris, Selasa (21/1)

Aris menyebutkan, Mendikbud akan mengumumkan empat kebijakan besar yang diharapkan bermanfaat untuk memperbaiki permasalahan pendidikan di Indonesia.

“Empat kebijakan besar tersebut, merupakan tekad besar pemerintah untuk memperbaiki kualitas pendidikan,” ujarnya.

Dengan demikian, Kemendikbud akan melakukan pembenahan secara menyeluruh termasuk memantau sejumlah program studi yang serapan kerjanya kecil.

“Terhadap program studi (prodi) yang serapan kerjanya kecil ini kalau tidak efektif akan dibubarkan,” tegasnya.

Namun sebaliknya, kata Aris, perguruan tinggi yang sudah terakreditasi A diberi otonomi seluas-luasnya. Artinya, diperbolehkan membuka dan menutup prodi sesuai kebutuhan.

“Bahkan lama akreditasi dapat diperpanjang hingga 10 tahun. Sedangkan program studi yang 80% tidak terserap oleh dunia industri akan ditutup,” terangnya.(der/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here