Pelti Kota Bandung Gelar Simulasi Pertandingan Tenis

Sep 1, 2019; Flushing, NY, USA; Qiang Wang of China hits a forehand against Ashleigh Barty of Australia (not pictured) in the fourth round on day seven of the 2019 US Open tennis tournament at USTA Billie Jean King National Tennis Center. Mandatory Credit: Geoff Burke-USA TODAY Sports
BANDUNG – Guna mendata atlet atlet prestasi cabang olah raga tenis. Ketua Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Kota Bandung, Gingin Ginanjar menggelar pertandingan undangan (invitasi) tenis.
Menurut Gingin sudah 5 tahun ini tenis kota Bandung tidak berprestasi lagi. Karenanya ia ingin membangkitkan kembali cabang olah raga tersebut.
“Kita memang semenjak pengurus bru terbentuk sudah agendakan walaupun suasana pandemi ini jadi pertimbangan memang lama. Ini penting, karena kita belum tahu potensi atlet tenis, nah dalam rangka ingin tahu ini kita mendata dan ada dimana. Katanya banyak tapi diluar. Selain silahturahmi, inventarisir dn jangka pendeknya mencari bibit atlet andalan, karena 5 tahun ini ttidak berprestasi lagi,” ucap Gingin disela menyaksikan pertandingan.
Pihaknya kata Ingin ingin mengukur dan ingin menciptakan proses pembinaan dari bawah dan murni atlet  kota Bandung.
“Kami sepakat tidak ambil pemain dari luar, asumsi kami finansial tidak akan menyelesaikan. Tapi kami ingin mencoba bagaimana membangun proses yang baik dari mereka masih remaja 14-18 untuk cikal bakal,” paparnya.
“Mereka yang hadir ini yang domisili dan berasal dari kota Bandung, kita akan  membina dengan fasilitas lapangan dan bola yang baik agar mereka terlatih dan terarah” tambahnya.
Kendati tak bisa menyampaikan berapa banyak atlet tenis yang terdata. Namun dipastikan kata Gingin yang hadir saat ini adalah atlet yang prestasinya lebih.
“Masih berproses belum semua diundang, ini top nya atau berprestasi lebih yang dibawahnya pasti lebih banyak. Bagi kota bandung sendiri tenis ini kekutan, bahkan menuruti KONI tenis ini menyumbang prestasi, mumpuni sampai internasional dan memiliki sejarah. Dan itu harus dibangkitkan kembali,” tegasnya.
INVITASI
Kendati masih di masa Pandemi, Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Kota Bandung menggelar invitasi (undangan) tenis.
Sebanyak 16 peserta mulai usia 14 tahun hingga 18 tahun hadir dan mengikuti pertandingan tenis tersebut
Wakil Ketua Diki Jatnika mengatakan pengurus Pelti kota bandung periode 2020-2025 sengaja menggelar pertandingan ini sebagai simulasi pertandingan tenis di masa pandemi covid-19 ini atau AKB ini.
“Makanya tertutup dan terbatas, hanya mengundang 15 orang putra putri untuk dikembangkan jadi atlet tim bayangan pada Porda 2022. Kita laksanakan dua hari sabtu dan minggu,” jelas Dikit di Lapangan Pelti Jalan Maluku, Sabtu (7/11/2020).
Protokol kesehatan sendiri kata Diki dilakukan ketat, mulai dari pengcekan suhu, penggunaa masker, hands sanitaizer, hingga tidak adanya penonton.
“Uniknya kali ini tidak ada uang pendaftaran, justru kami beri uang bagi mereka yang hadir sebesar Rp 200 ribu,” tutupnya.
Bagi kelompok putra usia 18 tahun akan diberi hadia juara Rp1 juta berikut piala dan sertifikat, juara dua Rp500 ribu.
“Begitu juga juara kelompok putri, dan untuk usia 14 tahun putra/putri juara satu Rp800 ribu, juara dua Rp400 ribu,” jelasnya.(kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here