Ole yang Masih Garang

Ole Gunnar Solskjaer. (Ist)

RADARPENA.ID – Ole Gunnar Solskjaer memberi sinyal masih layak sebagai pelatih utama Manchester United. Ole hanya butuh Nemanja Matic untuk membawa kemenangan di kandang Manchester City pada leg kedua Semifinal Piala Liga, Kamis (30/1) dini hari.

Matic yang datang sebagai starter reguler pengganti Paul Pogba, memang tampil meyakinkan. Dalam laga itu, MU hanya melepas dua tendangan tepat sasaran, mencetak gol pada menit 35. Bermula dari tendangan bebas, bola liar disambar Nemanja Matic untuk membobol gawang yang dijaga Claudio Bravo.

Sayangnya, Matic tidak bisa melakoni laga secara penuh. Di pertengahan babak kedua, ia harus diusir wasit setelah mendapatkan kartu kuning kedua di laga tersebut.

Meski menang 1-0, MU gagal lolos ke final dengan agregat menjadi 3-2. Sebelumnya, Manchester United tertinggal 3-1 di leg pertama Carabao Cup.

Bek Setan Merah Harry Maguire Maguire mengakui, timnya sukses membuat sejumlah kemelut di lini pertahanan The Citizens.

Baca Juga : Kebijakan Merdeka Belajar Bikin Rancu

Menurutnya, kegagalan MU lolos karena kehilangan Matic. Menurutnya, eks gelandang Chelsea itu tampil dominan di lini tengah. Kartu merah membuat The Red Devila kesulitan untuk membongkar kembali pertahanan City.

“Kami kehilangan Matic dan mwmbuat laga menjadi sulit. Ia tampil luar biasa. Tak ada leader yang bisa merobek rapatnya pertahanan lawan. Kami tidak menyalahkan dia atas kartu merah itu. Namun memang segalanya menjadi sulit ketika anda bermain dengan 10 pemain saja,” katanya.

Manchester United mengakhiri laga dengan dua tembakan. Sedangkan City tampil beringas dengan empat tembakan on target. Tetapi melihat kondisi starting XI yang dipenuhi para pelapis, hal itu tidak aneh. Kendati demikian, kemenangan tersebut membuat kepercayaan diri Ole Gunnar Solskjaer bisa kembali.

Dilansir dari laman resmi Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer tetap memberikan apresiasi atas kerja keras anak asuhnya. Ia meminta, Anthony Martial dan kolega mampu konsisten dalam mencetak gol.

“Saya tidak butuh gol yang cantik saja, saya butuh banyak gol di setiap pertandingan,” ujarnya.

Kendati kalah tipis pada leg kedua, Man City tetap lolos ke final. The Citizen akan bersua Aston Villa. Laga final akan digelar pada Minggu (1/3). (fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here