Rasa Sakit Hati Radja Nainggolan Terbayarkan

Radja Nainggolan (kiri) memupus harapan Inter Milan untuk meraih poin penuh.

RADARPENA.ID – Internazionale harus menunda keinginannya merebut kembali scudetto dari tangan Juventus. Pada giornata ke 21, Minggu (26/1), anak asuh Antonio Conte ditahan imbang 1-1 saat menjamu Cagliari.

Seperti diketahui, hasil kemarin menjadi laga imbang Nerazzurii dari lima laga terakhirnya. Dua laga terakhirnya diakhiri kemenangan, termasuk memupus harapan Cagliari ke perempat final Piala Italia dengan skor telak 4-1, Rabu (15/1) lalu.

Berdasar jalannya pertandingan, Inter patut bersyukur bisa meraih satu poin. Dengan kata lain, Lukaku cs tak layak untuk meraih kemenangan. Kendati lebih dahulu unggul lebih dulu lewat sundulan Lautaro Martinez pada babak pertama.

Namun, rasa sakit hati Radja Nainggolan kerena dipinjamkan ke Cagliari akhirnya terbayarkan. Pemain berdarah Batak-Belgia itu memupus harapan tuan rumah untuk meraih poin penuh. Golnya di menit 78 menyamakan skor kedua tim.

Seperti biasanya, Pelatih Cagliari Rolando Maran Datang memasang formasi 3-5-2. Alhasil kendati berstatus tim tamu, Cagliari tak gentar dan mencoba menyerang pada menit-menit awal babak pertama.

Namun ke-13, gelandang Inter yang yang juga mantan Cagliari, Nicolo Barella sempat mencetak gol. Sayangnya, wasit Gianluca Manganiello yang memimpin langsung menganulirnya. Ia menilai Barella telah lebih dulu berdiri pada posisi offside.

Selang empat menit kemudian, barisan belakang Inter mulai dilanda kegelisahan. Bek andalan mereka, Milan Skriniar tak bisa melanjutkan laga usai cedera. Ia terpaksa ditandu ke luar lapangan dan digantikan Diego Godin di menit ke-17.

Keran gol Nerazzurri akhirnya terbuka lewat sundulan Martinez yang mendapatkan umpan lambung dari Ashley Young di menit ke-29. Dalam laga ini, Ashley Young terbilang sukses menjalani debut pertamanha bersama rival AC Milan tersebut.

Jelang babak pertama usai, Cagliari hampir saja menyamakan skor lewat aksi Paolo Farago. Sayang lesakan kepalanya masih bisa ditepis Samir Handanovic. Skor 1-0 untuk keunggulan Inter bertahan hingga turun minum.

Alih-alih menambah keunggulan, Inter justru harus kebobolan pada menit ke-78. Lewat lesakan Nainggolan. Mantan Timnas Belgia ini telah melakukan empat kali tendangan percobaan.

Sesaat sebelum laga berakhir, Inter harus kehilangan Martinez yang mendapat kartu merah setelah melancarkan protes keras kepada di menit-menit akhir pertandingan. Tak lama, wasit pun meniupkan peluit panjang tanda laga berakhir imbang 1-1. (fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here