Demokrat Ingin Gabung ke Jokowi

Foto: Istimewa

RADARPENA.ID – Koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin bakal kedapatan partai baru. Sebab Partai Demokrat sudah memutuskan untuk mendukung pemerintahan selama lima tahun ke depan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding mengatakan, menentukan Demokrat bergabung ke koalisi atau tidak perlu diputuskan bersama antara Jokowi dengan para ketua umum partai pendukung.

“Ini kalau Pak Jokowi misalnya mengkhendaki harus ada tambahan koalisi, ya tentu akan dibahas bersama partai-partai koalisi,” ujar Karding saat dihubungi, Selasa (13/8).

Karding mengatakan, kemungkinan dalam rapat antara Jokowi dan para ketua umum akan melihat bentuk tawaran dari Demokrat apabila ingin bergabung ke koalisi. Karena ia menilai, tujuan masuk ke pemerintahan adalah pembagian kekuasaan.

“Sudah pasti kalau itu (pembagian kekuasaan). Tentu akan dibahas di rapat-rapat nanti misalnya soal posisi tawarnya Demokrat,” katanya.

Namun demikian, menurut Karding, peran oposisi juga harus dikuatkan tidak semuanya bergabung ke koalisi. Karena sistem demokrasi harus juga tetap dijaga. Peran oposisi sangat berguna, sebagai penyeimbang jalannya roda pemerintahan selama lima tahun ke depan.

“Soal siapa yang mau jadi oposisi kita kan juga belum tahu, belum melihat, yang jelas baru PKS yang menyatakan oposisi, yang lain kan kadang-kadang oposisi, kadang-kadang bergabung,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here