Sepuluh Korban Tewas Rusuh di Wamena Tak Terdata

Warga mengungsi ke sebuah lapangan di Wamena, Papua, saat kerusuhan meletus di wilayah bergolak itu. Foto: VINA RUMBEWAS/AFP

RADARPENA.ID – Ditemukan ada 10 korban tewas tambahan akibat kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua pada 23 September. Namun, 10 korban tersebut tak termasuk data 33 orang yang dinyatakan tewas.

Terkait temuan tersebut, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan melanjutkan investigasi terkait kerusuhan Wamena, untuk menemukan titik terang kejadian itu.

“Komnas HAM bersepakat melanjutkan kembali investigasi Wamena ini. Tidak hanya berhenti setelah kami datang ke sana lagi,” kata komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara di Jakarta, Jumat (18/10).

Dikatakannya, Komnas HAM telah melakukan kunjungan ke Papua sejak 13-17 Oktober 2019. Kunjungan dilakukan untuk menelusuri persoalan sebenarnya yang terjadi, termasuk situasi terkini.

Beka mengatakan dari hasil kunjungan itu didapatkan informasi tambahan bahwa ada 10 orang yang diduga meninggal dalam peristiwa itu, namun luput dalam pendataan korban jiwa.

Baca Juga : Pekerja Dilarang Keluar Wamena

“Tetapi, ini masih harus diinvestigasi, dicari lagi kebenarannya. Karena 10 orang itu dugaannya tertembak, tetapi langsung dibawa pulang oleh saudaranya ke kampung,” katanya.

Diakui Beka, tidak mudah menglarifikasi dan memvalidasi kebenaran adanya 10 korban tewas, di luar 33 korban tewas yang selama ini telah dilansir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here