Dua Ormas Korban Penganiayaan Ngadu Ke Pimpinan DPRD Kota Bandung

BANDUNG – Dua ormas sayap partai Golkar Baladika Karya dan Pagar mengadu ke pimpinan DPRD Kota Bandung. Kedua ormas itu mengeluhkan beberapa anggotanya menjadi korban penganiayaan ormas lain bahkan salah satu korban hingga cacat permanen.

Kronologis penganiayaan disampaikan Ketua Baladika Karya kota Bandung Agung Satria Negara, terjadi pada 9 Mei 2020.
Kala itu virus covid-19 mengakibatkan kota Bandung menerapkan PSBB maksimum sehingga banyak tempat usaha ditutup dan karyawannya dirumahkan, salah satunya cafe di Jl Sunda.
Salah seorang karyawan sebuah cafe dari ormas B yang bergerak dibidang body guard tak terima dirumahkan. Tepatnya malam tanggal 9 Mei itu karyawan tersebut bersama kawanannya datang ke cafe. Bertepatan itu anggota ormas Baladika Karya dan ormas Pagar, merupakan sekuriti cafe tersebut tengah berjaga. Dan tanpa ba bi bu dua pelaku utama inisial AB dan SK menusuk dan membacok dua sekuriti bernama Ari Surahman dan Mahdiat.
Korban dibacok dan aniaya kurang lebih oleh 20 orang, ormas Baladika pun langsung membuat laporan ke polisi. Dan ternyata diketahui salah satu pelaku utama itu pernah juga di laporkan tahun 2018.
“Kami ingin mempertanyakan sudah sejauh mana tindakan kasus itu, ini tidak bisa dibiarkan kalau dibiarkan jadi contoh buruk,” keluh Agung saat bertemu Wakil Ketua DPRD Edwin Sanjaya, Jumat (3/7/2020).
“Keinginan dari kami tentu akan mempercayakan kepada pihak kepolisian menyelesaikan atau menangkap pelaku utama tetapi jika kepolisian tidak bisa menyelesaikan ini maka teman teman dari Baladika, Pagar akan bergerak dan tentunya akan mencari ke seluruh pelosok kota Bandung dan akan menyelesaikan secara adat istiadat,” tegas Agung.
Lucunya kata Agung, saat kejadian beberapa anggotanya yang datang kesana untuk mengetahui duduk masalah malah ditangkap.
“Satu orang masih ditahan karena membawa senjata,” ucapnya diamini dua kuasa hukum Baladika Karya.
Sedang Ketua Harian Pagar, Yusuf menyampaikan pada 2018 lalu pelaku ada masalah bisnis dengan kawannya di Jl Zein Sunda, pelaku bersama kawannya sudah mempersenjatai dirinya meski senjatanya ditaroh agak jauh dari lokasi.
Tepat itu, korban bernama Resi mencoba menegur pelaku dan kawannya yang sedang bermasalah itu, namun apes Resi malah kena bacok hingga cacat permanen oleh pelaku yang dikabarkan tengah terpengaruh obat. Resi sempat lari menyelamatkan diri dari Jl Zein ke Jl Sunda no 67 atau cafe tersebut.
“Sampai sekarang pelaku masih berkeliaran tapi tidak ditangkap. Teman teman sudah mengaku gerah dan mengajak sweeping di Jl Baranangsiang tapi kita masih mempercayakan ke kepolisian. Berharap proses hukum ini dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku,” ungkap Yusuf.
Menanggapi kejadian itu Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Edwin Sanjaya mengaku menyesalkan kejadian itu dan menyesalkan tindakan aparat yang berkesan mengabaikan masalah itu.
“Saya sebagai pimpinaan DPRD Kota Bandung setelah menerima laporan pengaduan dari masyarakat dalam hal ini teman teman ormas Baladika Karya dan ormas Pagar sangat menyesalkan kejadian ini,” ujar Edwin.
Kata Edwin, ada dua hal yang perlu disesalkan yakni pertama tindakan yang dilakukan oleh oknum ormas B itu jelas perbuatan yang dilakukannya sangat meresahkan dan bisa menggangu kondusifitas kenyaman ketertiban yang ada di Kota Bandung.
“Saya harapkan kejadian ini tidak terulang kembali apalagi setelah saya mendengar bahwa tindakan dilakukan oknum itu sudah berulang kali, ini menunjukan bahwa ini sudah menjadi sebuah karakter,” paparnya.
“Lalu yang kedua yang saya sesalkan juga ini aparat kepolisian yang terkesan abai terhadap kondisi yang ada, kan kita tidak mengharapkan ada konflik horizontal lebih besar. Saya mengharapkan aparat kepolisian bisa segera menangangi ini dengan secapatnya. Para pelaku bisa segera ditangkap lalu diproses dengan hukum yang berlaku dan saya sendiri sudah mencoba berulang kali untuk menemui kapolres melalui ajudannya tetapi sampai hari ini belum ada tanggapan padahal disini ada forkompimda ya seharusnya ada persoalan ini bisa diselesaikan bersama,” tegasnya.(kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here