KPK Tak Terima Kasus Wahyu Disebut Modus Penipuan

Komisioner KPU Wahyu Setiawan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap PAW DPR di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (9/1). Foto: Rizky Agustian

RADARPENA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak terima kasus yang membelit Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) nonaktif Wahyu Setiawan disebut sebagai kasus penipuan. KPK menyebut penilaian itu tak beralasan dan sangat prematur.

Pelaksana Tugas Juru Bicara bidang Penindakan KPK Ali Fikri menyanggah pernyataan pakar hukum Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Yenti Ganarsih yang menilai ada praktik penipuan dalam kasus suap Wahyu Setiawan.

Ali menyebut terlalu dini memberi kesimpulan terkait penanganan perkara ini. Sebab, proses yang dilakukan KPK masih berjalan hingga saat ini.

“Saya kira terlalu dini menyimpulkan demikian. Penyidik KPK tentu akan bekerja sesuai aturan hukum yang berlaku dan menjunjung tinggi profesionalisme,” ujar Ali Fikri saat dimintai konfirmasi, Senin (20/1).

Ali Fikri menyatakan, berdasarkan bukti permulaan yang dikantongi, KPK melakukan tangkap tangan terhadap Wahyu Setiawan. Ia menyebutkan, KPK masih akan terus mendalami dan mengembangkan perkara tersebut.

Baca Juga : Kasus Wahyu Setiawan, PDIP Salahkan MA

Ia menambahkan, tak tertutup kemungkinan KPK bakal memanggil pihak lain yang diyakini ikut bertanggung jawab atas perkara ini.

“Tidak menutup kemungkinan untuk meminta pertanggungjawaban pihak lain atas dugaan penyuapan yang melibatkan mantan komisioner KPU tersebut,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here