Fenomena Keraton Muncul Sejak Tahun 70-an

PALSU: Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Totok Santosa dan Fanni Aminadia ditahan polisi (Radar Jogja/JPG)

RADARPENA.ID – Badan Intelijen Negara (BIN) ternyata sudah lama mendeteksi keberadaan Keraton Agung Sejagat maupun Sunda Empire yang baru muncul dan membuat geger publik.

Bahkan dari data Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan fenomena semacam ini, sudah muncul sejak tahun 1970-an.

”Ini sudah lama diketahui. tetapi baru muncul (ramai). Memang ada beberapa kerajaan bagian dari keraton Nusantara. Tapi kalau sudah masuk unsur pidana, ada penipuan di dalamnya ya harus diproses dan ditindak secara hukum,” terang Kepala Badan Intelijen Negara, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, Minggu (19/1).

Bahkan untuk Sunda Empire, BIN telah mencatat aktivitas dan gerakan terselubung di dalamnya. ”Ada di dalam radar kami. Karena memang sudah lama dalam pantauan. Silahkan polisi mengusut tuntas kasus ini, apalagi sudah ada unsur penipuannya,” terang Budi.

Terpisah, Kementerian Dalam Negeri melalui Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) yang juga Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar mengimbau agar masyarakat tak mudah terbujuk rayuan penipuan berkedok Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Baca Juga : Tarif Ojol Naik Bulan Depan?

”Kemendagri imbau agar masyarakat tak mudah terbujuk rayu untuk menjadi kaya raya mendadak, apalagi bergabung dengan Ormas yang tak jelas rekam jejaknya,” kata Bahtiar.

Ia juga meminta masyarakat cermat dalam melihat unsur dugaan penipuan yang dilakukan dengan berkedok perkumpulan maupun sebuah Organisasi Kemasyarakatan.”Hati-hati penipuan, masyarakat harus cermat jika bergabung dalam sebuah perkumpulan maupun Ormas,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here