Eks Kadis ESDM Kepri Jadi Tersangka

Kapus Penkum Kejagung, Dr Mukri. Foto: Istimewa

RADARPENA.ID – Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau sejak Juli 2019 tengah membidik adanya dugaan korupsi pemberian izin usaha pertambangan. Izin ini diduga diterbitkan oleh pejabat di satuan kerja (satker) Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau pada kurun waktu tahun 2018 sampai 2019.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapus Penkum) Kejagung RI, Mukri mengatakan dari hasil pemeriksaan itu, jaksa penyidik berkeyakinan telah memperoleh bukti permulaan yang cukup untuk menentukan pihak yang bertanggungjawab dalam kasus tersebut. “Sudah ada dua tersangka,” kata Mukri di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (7/11).

Baca Juga : Menteri BUMN, ESDM dan Direksi PLN Sebaiknya Mundur

Dia menjelaskan penetapan tersangka ini dimunculkan pada Rabu, (6/11) dengan dikeluarkannya surat penetapan tersangka atas nama AT. Dia adalah mantan Kepala Dinas PMPTSP Pemerintah Provinsi Kepri. Selanjutnya A, mantan Kepala Dinas ESDM Pemprov Kepri.

“Kedua tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam pemberian Izin Usaha Pertambangan Khusus ( IUPK ) Tambang Bouksid di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2018-2019. Nilai kerugian negara ditaksir terdapat mencapai Rp30 Miliar. Ini berdasarkan hasil audit BPKP,” jelasnya.

Selanjutnya Jaksa Penyidik akan menjadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka dalam waktu dekat ini untuk menjalani proses hukum hingga dilimpahkan ke Pengadilan. “Dalam waktu dekat penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap dua tersangkanya,” tutupnya. (lan/fin/rh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here