6 Polisi Pembawa Senpi Demo Kendari Segera Disidang

Ilustrasi. (Istimewa)

RADARPENA.ID – Tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, Sultra, Randi dan M Yusuf saat demo menolak RUU KPK dan RUU KUHP di Gedung DPRD Sultra masih didalami Tim Investigasi Polri.

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Golden dalam pernyataannya mengatakan bahwa kasus tersebut masih berjalan dan akan secepatnya akan diketahui hasilnya. Pihaknya juga masih menunggu hasil uji laboratorium forensik (labfor) terkait tiga selongsong dan proyektil peluru yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Kita masih menunggu (hasilnya),” katanya di Kendari, Minggu (6/10).

Baca Juga : Aksi Demo Pelajar Dapat Perhatian dari PBB

Terkait enam polisi pembawa senjata api saat pengamanan aksi demo mahasiswa juga masih menjalani pemeriksaan. Keenam polisi dari Polda Sultra dan Polres Kendari tersebut berinsial DK, GM, MI, MA, H dan E. Mereka kedapatan membawa senjata laras pendek jenis SNW dan HS.

“Masih dilakukan pemberkasan,” jelas Harry.

Jika nantinya pemeriksaan sudah selesai. Maka keenam polisi tersebut akan menjalani sidang.

“Segera diajukan ke sidang disiplin,” katanya.

Tim Investigasi Polri memastikan enam polisi yang ditugaskan mengamankan demonstrasi mahasiswa di gedung DPRD Sultra, terbukti membawa senjata api.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here