Dirut PT INTI Tersangka Proyek Angkasa Pura

Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Rizki Diansyah/FIN

RADARPENA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Direktur Utama (Dirut) PT Indurstri Telekomunikasi Indonesia (INTI) sebagai tersangka. Dia menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap proyek Baggage Handling System (BHS) di PT Angkasa Pura Propertindo (APP).

“Dalam proses penyidikan, KPK mencermati fakta-fakta yang berkembang di penyidikan dan menemukan dugaan keterlibatan pihak lain. Setelah menemukan bukti pemulaan yang cukup, KPK melakukan Penyidikan baru dengan tersangka DMP (Darman Mappangara), Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia Persero,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam jumpa pers di kantornya, Rabu (2/10).

Febri menyampaikan, penetapan ini merupakan hasil pengembangan perkara serupa yang sebelumnya menjerat dua tersangka. Mereka adalah Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y Agussalam dan staf PT INTI Taswin Nur.

Baca Juga : Terjaring OTT, Angkasa Pura II dan Inti Diminta Hormati Proses Hukum

Febri menambahkan, Darman Mappangara diduga bersama-sama Taswin Nur menyuap Andra Agussalam untuk mengawal proyek BHS agar dikerjakan PT INTI. Adapun proyek tersebut antara lain Visual Docking Guidance System (VGDS) senilai Rp106,48 miliar, Bird Strike senilai Rp22,85 miliar, dan proyek pengembangan bandara Rp86,44 miliar.

“Selain itu PT INTI memiliki daftar prospek proyek tambahan di PT Angkasa Pura II dan PT Angkasa Pura Propertindo dengan rincian Proyek X-Ray enam bandara Rp100 miliar, Baggage Handling System di enam bandara Rp125 miliar, proyek VDGS Rp75 miliar, dan Radar burung Rp60 miliar,” ungkap Febri.

Dikatakan Febri, PT INTI diduga mendapatkan sejumlah proyek berkat bantuan Andra. Andra pun diduga menjaga dan mengawal proyek-proyek tersebut supaya dimenangkan serta dikerjakan PT INTI.

“KPK mengidentifikasi komunikasi antara Tersangka DMP (Darman Mappangara) dan AYA (Andra Y Agussalam) terkait dengan pengawalan proyek-proyek tersebut,” kata dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here