Rekor MURI untuk Underpass YIA

Direktur Eksekutif MURI Osmar Semesta Susilo menyerahkan langsung sertifikat pemecahan rekor kepada Direktur Utama WIKA Tumiyana. (dok. Kementerian BUMN)

RADARPENA.ID – Bersamaan dengan diresmikannya Underpass Yogyakarta International Airport (YIA) pada Jumat (31/1) lalu oleh Presiden Joko Widodo, terowongan tersebut juga meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Underpass yang digarap PT Wijaya Karya (WIKA) (Persero) Tbk. dan MCM (KSO) itu mendapat predikat sebagai jalan bawah tanah terpanjang di Indonesia. Direktur Eksekutif MURI Osmar Semesta Susilo menyerahkan langsung sertifikat pemecahan rekor kepada Direktur Utama WIKA Tumiyana.

Underpass New Yogyakarta International Airport (NYIA). (dok. Kementerian BUMN)

Osmar menyampaikan, MURI berpatokan pada empat kriteria dalam memberikan penghargaan yakni subjek atau suatu hal tersebut menjadi yang pertama dalam menciptakan sesuatu, subjek atau hal tersebut terbilang unik dan langka, berkaitan dengan kebudayaan Indonesia, serta subjek atau suatu hal tersebut menjadi yang ‘ter’ atau memiliki sifat superlatif yang dapat diukur.

Sebagai kontraktor yang ditunjuk oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), WIKA -MCM (KSO) membangun jalan bawah tanah yang membentang di bawah YIA untuk menghubungkan Kabupaten Purworejo Jawa Tengah dengan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta guna memperlancar akses arus lalu lintas di kedua wilayah tersebut.

Baca Juga : Pemerataan Pelayanan Pendidikan jadi Prioritas di 2021

Underpass YIA menjadi jalan bawah tanah terpanjang di Indonesia dibangun sepanjang 1,4 kilometer. Underpass ini terdiri dari konstruksi terowongan (slab tertutup) sepanjang 1.095 meter dan jalan pendekat arah timur dan barat masing-masing sepanjang 110 meter dan 100 meter. Sementara lebarnya mencapai 7,85 meter, clearance atas 5,2 meter, dan samping 18,4 meter.

Satu hal yang menjadi ciri khas dari Underpass YIA ini adalah kesan-kesan kearifan lokal yang muncul dari hiasan schenography tarian rakyat khas Yogyakarta yang menggambarkan karakter masyarakat Yogyakarta yang dinamis, optimis, serta berkembang penuh semangat. (rls/alf)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here