Reformasi Pendidikan, Siswa Perlu Eksperimen

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. Foto: Dok. Kemendikbud

RADARPENA.ID – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim bertekad melakukan reformasi pendidikan di Tanah Air. Selama ini dunia pendidikan di Indonesia telah tertidur cukup lama dan hanya menjadi penonton saja.

Salah satu yang ditekankan Nadiem adalah siswa perlu melakukan eksperimen untuk mencari inovasi yang terbaik. Dia menyesalkan, banyak pihak yang mengatakan tidak perlu melakukan eksperimen, justru lewat eksperimen akan memunculkan inovasi.

“Saya paling kesal orang-orang yang mengatakan edukasi jangan dijadikan eksperimen. Lalu bagaimana kita akan mengimprovisasi? Satu-satunya cara mengimprovisasi sistem apa pun adalah dengan inovasi,” kata Nadiem di Jakarta, Minggu (19/1).

Menurutnya, dengan dengan melakukan percobaan atau eksperimen, baik nantinya berakhir dengan kegagalan atau kesuksesan pada titik akhirnya memunculkan inovasi yang sempurna.

Sesal Nadiem, selama ini sistem pendidikan tidak berjalan dengan sempurna di mana inovasi yang gagal ditinggalkan dan tidak dipakai lagi. Padahal, kegagalan itu bisa disempurnakan dengan terus melakukan ekperimen.

Baca Juga : Pemerintah Segera Bangun Perumahan MBR-ASN

Apalagi, lanjut mantan bos Gojek itu, sistem pendidikan Indonesia saa ini lebih banyak mengurusi adminisrasi pendidikan dan birokrasi yang mendiraksi guru melakukan tugasnya. Nah, kondisi demikian inovasi siswa menjadi diam di tempat dan tidak berkembang.

“Kalau kita hanya diam di tempat akan semakin tidak relevan institusi pendidikan kita dan apa yang diajarkan kepada anak muda kita. Sedangkan risiko terendah adalah mencoba hal-hal baru dan mengundang civil society untuk mencoba dan berpartisipasi dalam sistem pendidikan,” tutur dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here