Isyarat Ojol Bakal Jadi Transportasi Umum

Ilustrasi. Foto: jawapos

RADARPENA.ID – Pengemudi ojek online (ojol) mulai menghirup napas lega setelah tuntutannya terkait kendaraan roda dua menjadi transportasi umum, masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Proglenas) Prioritas 2020 diterima oleh Komisi V DRP RI.

Ojol meminta anggota dewan untuk melakukan revisi UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas Angkutan, yaitu menjadikan ojol sebagai salah satu bagian dari alat transportasi umum.

”Apabila ojol sudah memiliki dasar hukum sebagai alat transportasi umum, maka ojol bisa memiliki legalitas untuk melakukan kegiatan membawa penumpang dan dapat menjadi dasar hukum bagi regulasi-regulasi turunan lainnya yang dapat menguatkan posisi hak hukum ojol serta program-program pemerintah bagi ojol,” ujar Ketua Presedium Nasional Garda Indonesia, Igun Wicaksono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/1).

Harapan dia, pemerintah dan parlemen menerima tuntutan ojol untuk mendapat legalitas sehingga menjadi solusi ke depannya untuk ojol.

“Itu diharapkan akan menjadi solusi bagi pengemudi ojol untuk mendapatkan kekuatan hukum yang tetap dan menjadi dasar hukum bagi program-program ojol selanjutnya,” kata dia.

Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Darmaningtyas menegaskan, bahwa ojol sudah jelas dalam UU Nomo 22/2009 bukan sebagai transportasi umum. Sehingga apabila ojol dijadikan sebagai transportasi umum maka adalah sebuah kemunduran dalam regulasi transportasi di Tanah Air.

“(Kalau dilegalkan) Itu merupakan kemunduran jika kendaraan roda dua dijadikan transportasi umum. Sebab di negara lain pun tidak ada,” ujar dia.

Ditambahkan, Wakil MTI, Djoko Setijowarno sebainya pemerintah lebih mempriotaskan untuk mengatur keselamatan pengemudi ojol lewat aturan yang lebih konkret. Dalam hal ini, untuk fokus pada keselamatn pengemudi, misalkan dengan menentukan batas wilayah operasi dan safety gear ke depannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here