Catat! Izin Migas Hanya Tiga Hari

Ilustrasi. Foto: INT

RADARPENA.ID – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus berupaya merealisasikan visi bersama mencapai 1 juta BOPD (Barrel oil per day/barel minyak per hari) di tahun 2030. Antara lain dengan memastikan seluruh proyek hulu migas dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditetapkan.

Melengkapi kerja keras SKK Migas di 2019 SKK Migas secara resmi membuka layanan One Door Service Policy (ODSP) di awal 2020. Peluncuran ODSP ini sejalan dengan mulai dilaksanakan pengurusan perizinan oleh KKKS dalam rangka merealisasikan work program and budget (WP&B) 2020.

Seperti diketahui di November 2019 SKK Migas telah menyelesaikan pembahasan Work, Program & Budget (BP&B) KKKS serta launching Integrated Operation Center (IOC) diakhir tahun 2019.

”Melalui ODSP seluruh layanan proses perizinan KKKS dilaksanakan dalam satu pintu dan proses yang lebih cepat. Kalau yang lalu proses di SKK 14 hari karena harus banyak bertemu. Dengan sistem ini kita harapkan dari 14 hari menjadi tiga hari,” kata Dwi Soetjipto Kepala SKK Migas pada peluncuran ODSP di Jakarta, Rabu (15/1).

SKK Migas dan KKKS bersama-sama melakukan penelitian atas kelengkapan untuk setiap persyaratan perizinan dari berbagai instansi yang ada saat ini. Bahkan lebih dari itu, SKK Migas akan membantu KKKS untuk dapat memenuhi dokumen yang menjadi persyaratan perizinan serta mendampingi pengurusan perizinan di instansi terkait.

Baca Juga : Stafsus Presiden: Santri Harus Kuasai Teknologi

Hingga saat ini, kata Dwi tidak ada satu kegiatan eksplorasi maupun eksploitasi yang hanya memerlukan satu izin atau melibatkan satu instansi. Setiap kegiatan akan membutuhkan beberapa perizinan dari berbagai instansi. “Dengan dukungan aktif SKK Migas, maka kita yakin tidak ada lagi kendala perizinan di hulu migas serta perizinan dapat diselesaikan lebih cepat,” kata Dwi.

Lebih lanjut Dwi menerangkan pihaknya telah melakukan perubahan mindset, bahwa institusi ini bukanlah “Mandor” yang pasif dan menunggu laporan penyelesaian perizinan dari KKKS. Tetapi SKK Migas sekarang memerankan diri menjadi aktif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here