Menteri PUPR: Prioritas Air Bersih bagi Korban Banjir di Lebak

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengirimkan prasarana dan sarana air bersih di beberapa titik posko pengungsi di Kabupaten Lebak, Banten. (dok. Kementerian PUPR)
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengirimkan prasarana dan sarana air bersih di beberapa titik posko pengungsi di Kabupaten Lebak, Banten. (dok. Kementerian PUPR)

RADARPENA.ID – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengirimkan prasarana dan sarana air bersih di beberapa titik posko pengungsi di Kabupaten Lebak, Banten.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari tinjauan Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ke lokasi terdampak benacana banjir pada Selasa (7/1) lalu.

Seperti di Kecamatan Sajira dan Lebak Gedong, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Banten Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR telah menerjunkan 4 unit mobil tangki air berkapasitas 4.000 liter serta 12 unit hidran umum berkapasitas 2.000 liter per detik.

Baca juga: Banjir, Pejabat Pemprov DKI Diperiksa Polda

Ada pula bantuan 3 unit tenda pleton pengungsi, 3 unit toilet mobil, 1 unit dump truck, serta 15 orang personel.

Menteri PUPR mengatakan, pihaknya sangat concern dengan air bersih terutama di tempat-tempat pengungsian. “Kita juga manfaatkan instalasi pengolahan air minum (IPA) terdekat maupun IPA mobile untuk mensuplai air bersih, khususnya ke posko pengungsian,” kata Basuki.

Terkait infrastruktur yang rusak akibat banjir, Kementerian PUPR mencatat ada 22 jembatan gantung non permanen, 3 jembatan gantung non permanen, 3 jembatan komposit, 1 jembatan rangka, serta 2 ruas jalan kabupaten yang terdampak.

Baca juga: Kementerian PUPR Lakukan Survei Ungkap Penyebab Banjir

“Dalam dua minggu ini jembatan yang rusak akan kita mulai kerjakan, agar konektivitas antar desa dapat kembali normal,” ujar Menteri PUPR.

Turut mendampingi Menteri PUPR saat tinjauan, hadir pakar sumber daya air Ari Setiadi Moerwanto, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Hari Suko Setiono.

Ada pula Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian Tris Raditian, serta Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Banten (BPPW) Rozali Indra Saputra. (rls/alf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here