Longsor di Sukajaya, Kementerian PUPR Tambah Alat Berat

Alat berat yang dikerahkan Kementerian PUPR untuk membuka akses jalan yang terisolasi akibat longsor di Sukajaya, Bogor, Jawa Barat. (dok. Kementerian PUPR)
Alat berat yang dikerahkan Kementerian PUPR untuk membuka akses jalan yang terisolasi akibat longsor di Sukajaya, Bogor, Jawa Barat. (dok. Kementerian PUPR)

RADARPENA.ID – Sementara banjir yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya, bencana lain juga terjadi di Bogor. Akses jalan menuju Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat terputus akibat longsor.

Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo agara akses jalan tersebut segera dipulihkan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan akan menambah kendaraan alat berat untuk mengatasi longsor tersebut.

Melalui keterangan tertulisnya, Menteri PUPR menyampaikan telah membuat dua tim untuk menangani beberapa desa yang tersisolasi. “Kalau Bapak Presiden Jokowi kasih waktu seminggu, itu insyaAllah bisa tembus,” ujar Basuki usai meninjau lokasi longsor pada Ahad (5/1) lalu.

Baca juga: Pemerintah Wajib Penuhi Hak Anak Korban Banjir dan Tanah Longsor

Sedikitnya 11 kendaraan alat berat akan diterjunkan untuk menembus jalan-jalan utama yang tertutup longsor. Sejak Sabtu (4/1) lalu, Kementerian PUPR telah menerjunkan 6 ekskavator, 1 loader, dan 1 buldoser ke lokasi longsor di Kecamatan Sukajaya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau lokasi longsor di Sukajaya, Bogor, Jawa Barat. (dok. Kementerian PUPR)
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau lokasi longsor di Sukajaya, Bogor, Jawa Barat. (dok. Kementerian PUPR)

“Metodenya, setelah satu jalur menuju Sukajaya tembus, selanjutnya alat berat ini langsung berangkat ke desa berikutnya, kemudian kendaraan di belakang masuk untuk membersihkan,” jelas Menteri Basuki.

Ia menambahkan, jalan utama menuju Desa Pasir Madang ditargetkan bisa selesai dan dapat diakses Senin (6/1) sore.

Baca juga: Atasi Banjir Jakarta dan Sekitarnya, Ini Langkah Kementerian PUPR

Desa Pasir Madang merupakan 1 dari 6 bdesa yang hingga kini masih terisolasi akibat longsor. Pada Rabu (1/1) silam, terjadi hujan deras sekira pukul 6.00 WIB yang membuat Sungai Cidurian di Kabupaten Bogor meluap dan mengakibatkan beberapa wilayah sekitarnya mengalami banjir dan longsor.

Selain Desa Pasir Madang, masih banyak titik longsor yang menutup jalan-jalan utama menuju desa-desa lainnya yang juga mengalami bencana longsor, yakni Desa Kiarasari, Kiara Pandak, Urug, Cisarua, dan Desa Cileuksa.

Sebagian titik pada akses jalanyang tertutup longsor sudah terbuka yakni pada Jalan Raya Cigudeg – Kecamatan Sukajaya sepanjang 7 kilometer, Posko Utama – Sub Pos Harkat Jaya sepanjang 2 kilometer, dan ruas Jl. Kiarasari – Jl. Pasir Madang sudah berhasil dibuka 4 titik dari 13 titik longsoran. (rls/alf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here