Polri Diragukan Bisa Ungkap Kasus Novel Secara Komprehensif

Pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dibawa petugas untuk dipindahkan ke Bareskrim Mabes Polri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (28/12). Polisi berhasil mengamankan dua pelaku yang merupakan anggota Polri aktif dengan inisial RM dan RB. Foto: Faisal R Syam

RADARPENA.ID – Indonesia Corruption Watch (ICW) meragukan Polri dapat menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan secara komprehensif. Sebab, setelah lebih dari dua tahun kasus ini bergulir, Polri baru berhasil mengungkap pelaku lapangan.

“Kami pesimis bahwa akan ditingkatkan lebih lanjut. Karena kita melihat durasi sudah dua tahun delapan bulan. Itu baru masuk aktor lapangan dan bahkan aktornya itu kepolisian,” ujar Peneliti ICW Wana Alamsyah di kantornya, Kalibata, Jakarta, Minggu (29/12).

Padahal, kata Wana, dalam beberapa kesempatan Novel mengungkapkan adanya dugaan keterlibatan jenderal polisi dalam kasusnya. Menurut dia, seharusnya Polri mendalami informasi-informasi seperti ini guna menelusuri aktor intelektual atau dalang di balik teror tersebut.

Selain itu, Wana juga menyangsikan Polri dapat bekerja secara independen untuk mengungkap kasus ini. Sebab, dua terduga pelaku lapangan, RM dan RB, yang telah ditetapkan sebagai tersangka diketahui merupakan anggota aktif Korps Bhayangkara.

Wana khawatir hal ini dapat berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dalam upaya penuntasan kasus tersebut. Sehingga, kata dia, pihaknya mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membentuk tim independen.

Baca Juga : KPK Tunjuk Jaksa jadi Jubir

“Independensi akan menjadi bias apabila kepolisian yang juga menangani kasus tersebut. Sehingga bentuklah tim independen yang dibuat oleh presiden apabila presiden berani,” ucapnya.

Tim tersebut, kata dia, disarankan berisi figur-figur yang tidak memiliki keterkaitan ataupun relasi secara langsung dengan kepolisian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here