Holding Pesantren Bakal Perkuat Ekonomi Syariah

Bank Indonesia. Foto: jawapos

RADARPENA.ID – Bank Indonesia (BI) menyebutkan masih melakukan kajian terkait pembentukan holding pesantren. Terdapat lebih dari 28 ribu pesantren seluruh Indonesia yang nantinya akan berada di dalam holding pesantren. Pembentukan holding pesantren sediri untuk memperkuat perekonomian syariah di Tanah Air.

“Kami masih melakukan kajian bersama dengan stakeholder untuk holding pesantren,” ujar Deputi Direktur Departemen Ekonomi Keuangan Syariah Bank Indonesia, Rifki Ismail di Jakarta, Minggu, (1/12).

Dia melanjutkan, bahwa selama ini orang beranggapan pesatren hanya mencetak para ulama. Namun ternyata ada potensi besar yang dihasilkan dari lulusan pesantren di mana mencetak pengusaha-pengusaha besar. Nah, BI akan membidik pesantren yang skala besar di mana sudah melakukan ekspor ke sejumlah negara.

“Pesantren secara umum kita lihat ada produk UKMnya, bahkan ada pesantren besar yang melakukan ekspor, ada udang dan ada beberapa ekspor barang-barang pertanian. Jadi kita lihat pesantren bukan hanya mencetak ulama-ulama, tapi juga secaa ekonomi. Kita lihat secara makro, global bisa meningkatkan ekonomi,” tutur dia.

Terpisah, Direktur Riset Center of Reforms on Economics (Cre), Piter Abdullah mengaku bingung dengan hubungan pesantren dan holding pesantren bisa memperkuat perekonomian syariah.

Baca Juga : Umbar Statmen, Istana-KPK Makin Panas

‘Inggris yang tidak ada pesantrennya tapi ekonomi syariahnya lebih baik daripada kita. Kita butuh pendidikan pesantren karena sudah menjadi bentuk budaya pendidikan kita. Tapi saya tidak meyakini holding pesantren akan memperkuat perekonomian syariah,” ujar Piter kepada Fajar Indonesia Network (Grup RADARPENA).

Sebelumnya Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin menyampaikan saat membuka Rapimnas Kadin 2019 di Nusa Dua Bali, Kabupaten Badung, Bali, (Jumat (29/11), pengembangan potensi ekonomi syariah sangat penting dalam kontribusi perekonomian di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here