Aset First Travel, Wakil Presiden Angkat Bicara

Ilustrasi. Foto: jawapos

RADARPENA.ID – Wakil Presiden Ma’ruf Amin angkat suara terkait aset First Travel yang dirampas oleh negara, dia mengatakan aset First Travel harus dikembalikan ke jemaah dan pengembaliannya harus dilakukan secara adil.

“Itu kan dananya jemaah, karena itu ketika asetnya (First Travel) disita ya harus dikembalikan ke jemaah. Nanti kita serahkan kepada pihak otorita, mereka punya mekanisme sendiri, caranya yang adil, yang penting itu prinsipnya adil,” katanya di Kantor Wapres Jakarta, Rabu (20/11).

Mengenai mekanisme dan penghitungan pengembaliannya, Wapres menjelaskan bisa dihitung dari data yang dimiliki PT First Travel terkait jumlah pendaftar umrah dan haji.

Ma’ruf berharap proses peradilan dapat membuat hak calon jemaah umrah dan haji dapat dikembalikan kepada masing-masing orang.

”Dari jumlah dana yang dikumpulkan oleh First Travel itu, berapa persen besar masing-masing itu, kalau dihitung dari dana yang terkumpul berapa persen per orang, dana yang terkumpul berapa banyak, ya tinggal berapa persen dari dana yang terkumpul dari masing-masing itu,” katanya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Mukri menyebut mengatakan Jaksa Agung telah memerintahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok menunda eksekusi.

Penundaan dilakukan hingga Kejaksaan selesai mengkaji tindak lanjut kasus itu. Ia pun belum dapat memastikan batas waktu penundaan eksekusi itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here