Dampak Kecil Bom Bunuh Diri bagi Ekonomi RI

Polisi memeriksa mayat seorang yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri di markas mereka di Medan, Sumatra Utara, Rabu (13/11). Foto: ALBERT DAMANIK / AFP

RADARPENA.ID – Insiden bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (13/11), mendapat sorotan dunia, termasuk para investor asing. Lantas seberapa besar dampak bagi perekonomian nasional?

Direktur Riset Center of Reforms on Economics (Core) Indonesia, Piter Abdullah memperkirakan peristiwa tersebut tidak berpengaruh besar terhadap perekonomian Indonesia.

“Saya perkirakan bom bunuh diri dampakya minimal terhadap perekonomian,” ujar Piter kepada Fajar Indonesia Network (Grup RADARPENA), Rabu (13/11).

Kejadian bom ini masih diselidki pihak kepolisian. Piter menduga kejadian itu bukan dilatarbelakangi oleh jaringan teroris besar, namun hanya pemain tunggal. Artinya tidak tidak akan berlajut.

Dengan demikian, menurut Piter, perekonomian Indonesia akan tetap berjalan normal seperti biasa. Termasuk, tidak akan berpengaruh terhadap investasi.

Baca Juga : Kronologi Lengkap Bom Bunuh Diri Polresta Medan

“Karena kejadian ini tunggal dan pelakunya diduga menjadi korban. kejadian ini diperkirakan tidak berlanjut. Efeknya terhadap kegiatan ekonomi khususnya investasi sangat kecil,” kata Piter.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan menyampaikan tidak ada yang perlu dikhawatirkan terhadap peristiwa bom bunuh diri di Medan. Menurut dia, kendala-kendala yang dihadapi bukan hanya Indonesia saja, melainkan semua negara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here