ASN Peroleh TPP, Honorer Naik Gaji

Ilustrasi. Foto: Istimewa

RADARPENA.ID – Honorer Pemkot Makassar memang tak menikmati Tambahan Penghasilan Pegawai atau TPP. Meski demikian, pemkot akan memberikan honor per kegiatan.

Sekretaris Kota Makassar, Muhammad Ansar, menegaskan pemkot tidak mengakomodasi tenaga kontrak pada kebijakan TPP. “Namun kita akan upayakan bagaimana tenaga honorer bisa tetap sejahtera. Seperti menaikkan gaji,” ujarnya kepada FAJAR (Grup Radarpena), Minggu (10/11).

Tenaga kontrak di Pemkot Makassar sekitar 9.000 orang. Ansar menjelaskan, honor untuk tenaga kontrak kemungkinan akan tetap diadakan meski TPP telah diterapkan. “Kita masih bisa beri honor untuk per kegiatan. Itu bisa kita realisasikan,” katanya.

Sementara untuk kenaikan honor yang menjadi pertimbangan, juga perlu menyesuaikan kekuatan anggaran belanja pegawai pemerintah kota.

Sekretaris Komisi B Bidang Keuangan dan Ekonomi DPRD Makassar, M Yunus mengatakan, keberadaan tenaga kontrak atau honorer harus menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar.

Alasannya, selama ini keberadaan tenaga kontrak juga punya kontribusi besar untuk membantu pekerjaan di masing-masing dinas.

“Jika TPP diterapkan, maka tenaga kontrak juga harus mendapatkan perhatian. Jangan abaikan hak mereka untuk juga dapat hidup layak,” ungkap Yunus, Jumat, 8 November.

Politikus Partai Hanura tersebut mengatakan Pemkot Makassar harus mendorong agar tahun depan atau dalam APBD 2020, gaji tenaga kontrak bisa turut dinaikkan agar tidak terjadi ketimpangan pendapatan.

“Perlu didorong misalnya ada insentif atau gaji setara UMK,” desaknya. (rdi-lis/rif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here