Pemerintah Diminta Serius Tangani Radikalisme

Sekjen DPP GP Ansor Abdul Rochman bersama pimpinan DPW GP Ansor di Jakarta, Kamis (7/11). (Istimewa)

RADARPENA.ID – Radikalisme menjadi salah satu isu yang disorot pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wapres Ma’ruf Amin. Pemerintah memerintahkan para menterinya di Kabinet Indonesia Maju untuk memberantas radikalisme sampai ke akar-akarnya.

Gerakan Pemuda (GP) Ansor merespons komitmen pemerintah tersebut. “Presiden Jokowi telah menginstruksikan Menko Pulhukam, Menhan, Mendagri, dan Menag untuk serius memerangi radikalisme. Kami mengapresiasi dan mendukung. Ini membuat tugas Ansor menjadi ringan,” ungkap Sekjen DPP GP Ansor Abdul Rochman di Jakarta, Kamis (7/11). Pada saat yang sama DPP GP Ansor baru saja menggelar rapat koordinasi dengan DPW GP Ansor se-Indonesia.

Menurut Abdul Rochman, masalah radikalisme sudah mengkhawatirkan. Bahkan sudah berkembang sejak delapan tahun terakhir. “Kebijakan Presiden menunjukkan bahwa negara sudah hadir dalam memberantas radikalisme yang memang sudah merupakan tugasnya,” kata dia.

“Kami minta pemerintah serius memerangi radikalisme. Bukan sekadar narasi atau bahas simbol saja seperti pakaian. Substansinya yang penting,” sambung Abdul Rochman.

Di sisi lain, Adung–begitu Abdul Rochman disapa, GP Ansor mendukung komitmen pemerintah berdasar pada komitmen kerakyatan dan kebangsaan. “Selama pemerintah memberikan keberpihakannya kepada komitmen tersebut, GP Ansor akan tetap menjadi mitra strategis.”

Terpisah, Menteri Agama Fachrul Razi mengklarifikasi polemik cadar. Dia menegaskan bahwa tidak melarang menggunakan niqab atau cadar. Hanya saja, menurut dia, cadar tidak ada hubungannya dengan kualitas ketakwaan seseorang.

“Cadar dengan ketakwaan itu tidak ada hubungannya. Karena itu kami ingin (isu) cadar ini tidak berkembang dengan alasan ukuran ketakwaan umat,” kata Fachrul saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11).

Mantan wakil panglima TNI itu mempersilakan sejumlah pihak yang menyatakan bahwa cadar adalah salah satu ukuran ketakwaan. Meskipun begitu, ada juga orang yang berpendapat bahwa cadar tidak ada kaitannya dengan takwa.(jpg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here