Tak Perlu Resign, 4 Cara Hadapi Rekan Kerja yang Bossy

Ilustrasi rekan kerja yang bossy. (Ist)
Ilustrasi rekan kerja yang bossy. (Ist)

RADARPENA.ID – Suasana kantor yang nyaman tentu bisa membuat para pekerjanya terus produktif dan semangat bekerja. Namun, bagaimana jadinya jika di dalam lingkungan kerja tersebut ada seorang rekan kerja yang bersikap bossy?

Biasanya, para pekerja bekerja dengan durasi delapan jam per hari. Fakta yang terjadi para pekerja menghabiskan waktunya sebagian besar di kantor. Entah itu lembur karena pekerjaan yang belum selesai atau mendapatkan kerjaan baru dari rekan kerjanya itu.

Rekan kerja yang bossy atau berlagak layaknya bos ini tentu bukan sesuatu yang baik. Lantaran sikapnya yang dianggap menyebalkan, hal ini bisa saja berdampak pada kinerja dan parahnya menyebabkan rasa stres.

Ia bisa saja tanpa segan-segan memerintahkan banyak hal kepada sesama pegawai. Tak hanya itu, mereka kerap kali memberikan kritik pada seseorang tanpa memberikan saran. Bahkan, rekan kerja yang bossy akan terus mencari-cari kesalahan dan mengatur tim kerja sesukanya.

Baca Juga: 5 Mitos Seputar Pil KB yang Membuat Perempuan Ragu

Lalu, bagaimana kita harus menghadapi rekan kerja yang bossy itu? Dikutip Halodoc dari Lolly Daskal, kita tak perlu pusing memikirkannya. Berikut adalah cara menyikapi jika ada rekan kerja sekantor yang bersikap bossy.

1. Tegaslah jika ia memberi kritik

Pegawai yang bersikap bossy tidak sadar bahwa dirinya merugikan orang lain. Akibatnya, ia akhirnya terbiasa untuk memerintah dan memberikan kritik yang tidak mengenakan sehingga kita merasa jengah.

Untuk itu, saat kita merasa tak nyaman akan perilakunya, ada baiknya kita wajib dengan tegas menolak kritik atas sikap atau perilakunya.

2. Berikan batasan antara memberi perintah dan meminta bantuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here