Satu Jam Selamatkan Bumi Bersama Grand Mercure Jakarta Harmoni

Pimpinan dan staf Grand Mercure Jakarta Harmoni peringati Earth Hour 2019. (dok. Grand Mercure Jakarta Harmoni)
Pimpinan dan staf Grand Mercure Jakarta Harmoni peringati Earth Hour 2019. (dok. Grand Mercure Jakarta Harmoni)

RADARPENA.ID – Ikut berpartisipasi menyeamatkan bumi, Hotel Grand Mercure Jakarta Harmoni adakan “Earth Hour” pada Sabtu (30/3) lalu. Gerakan yang diadakan serentak di seluruh dunia pada waktu yang sama ini ditandai dengan pemadaman lampu seluruh gedung selama satu jam.

Dimulai pada pukul 20.30 hingga 21.30 WIB, segenap pimpinan, staf, serta para tamu yang hadir ikut berpartispasi. Kegiatan tersebut merupakan agend rutin Hotel Grand Mercure Jakarta Harmoni setiap tahunnya.

Gerakan “Earth Hour” merupakan kampanye perubahan iklim global yang dicanangkan World Wide Foundation (WWF) dan merupakan imbauan kepada individu, pelaku bisnis, dan pemerintah untuk mematikan lampu selama satu jam. Kampanye “Earth Hour” awalnya merupakan kolaborasi antara WWF-Australia, Fairfax Media, dan Leo Burnett untuk kota Sydney dengan tujuan mengurangi gas rumah kaca sebanyak 5 persen pada 2007.

Marketing Communication Manager Hotel Grand Mercure Jakarta Harmoni Indri Hapsari mengatakan aksi mematikan lampu tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. “Kami juga turut mengajak tamu hotel berpartisipasi dengan cara mematikan televisi serta lampu yang ada di dalam kamar. Selain mengajak para tamu yang menginap untuk mendukung program ini, Grand Mercure Jakarta Harmoni juga turut mengundang media,” tuturnya.

Senada dengan Indri, General Manager Grand Mercure Jakarta Harmoni Djulkarnain mengatakan Hotel Grand Mercure Jakarta Harmoni sudah mengadakan kegiatan ini untuk kelima kalinya. “Ini merupakan salah satu program kepedulian terhadap alam sekitar. Selama satu jam, para tamu diajak berkumpul di lobi, sambil menikmati hiburan musik akustik, suguhan minuman tradisional wedang secang serta symbol Earth Hour 60+ yang hanya diterangi dengan lilin. Selain itu kami berhasil menghemat listrik sebanyak 25.000 KWH & 7,07675 KgCO2e (Kilogram Carbon Emission),” pungkas Djulkarnain. (alf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here