Upacara dalam Balutan Busana Daerah di Peringatan 74 Tahun Hari Bhakti PUPR

Upacara pengibaran bendara memperingati Hari Bhakti PUPR ke-74 tahun berlangsung pada Selasa (3/12) pagi. Segenap Warga PU mengikuti upacara tersebut dalam balutan busana daerah Indonesia. (Alidrian Fahwi/Radarpena.id)
Upacara pengibaran bendara memperingati Hari Bhakti PUPR ke-74 tahun berlangsung pada Selasa (3/12) pagi. Segenap Warga PU mengikuti upacara tersebut dalam balutan busana daerah Indonesia. (Alidrian Fahwi/Radarpena.id)

RADARPENA.ID – Memperingati Hari Bhakti PUPR ke-74 tahun, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengadakan upacara pengibaran bendera pada Selasa (3/12) pagi. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Sapta Taruna, Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan.

Berbalut busana khas dari berbagai suku di Indonesia, suasana Segenap Warga PU nampak khidmat mengikuti jalannya upacara. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan didaulat sebagai inspektur upacara.

Menko Luhut nampak menggunakan Ulos lengkap dengan tutup kepala bernuansa merah, sementara Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengenakan ikat kepala bermotif batik dipadukan dengan setelan hitam dan membawa keris.

Rangkaian upacara dimulai dengan pembacaan Sapta Taruna PU. Para peserta upcara diingatkan kembali tentang lahirnya Hari Bhakti PUPR lewat kisah heroik gugurnya tujuh pegawai PU kala menjaga Gedung Sate pada 3 Desember 1945 silam.

Upacara kemudian dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh tim Paskibra PUPR. Diikuti dengan mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, pembacaan teks pembukaan UUD 45, serta pembacaan Panca Prasetya Korpri.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan didaulat sebagai inspektur upacara pada peringatan 74 Tahun Hari Bhakti PUPR. (Alidrian Fahwi/Radarpena.id)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan didaulat sebagai inspektur upacara pada peringatan 74 Tahun Hari Bhakti PUPR. (Alidrian Fahwi/Radarpena.id)

Baca juga: Kementerian PUPR Gelar Talkhsow Hadirkan Staf Khusus Presiden

Melalui sambutannya yang dibacakan oleh Menko Luhut, Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-74 kepada seluruh insan dan keluarga besar PUPR.

“Saya menyampaikan teirma kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kinerja serta kerja keras seluruh pihak, mulai dari jajaran Kementerian PUPR, pemerintah daerah, BUMN, dan mitra swasta biak yang bergerak di bidang konstruksi maupun di bidang pembiayaan, untuk mencapai target pembangunan yang tertuang dalam RPJMN 2015-2019,” sebut Jokowi dalam sambutannya.

Jokowi kembali mengingatkan, bahwa meski semua pihak telah bekerja keras, agenda pembangunan infrastruktur belum selesai. “Kita masih punya pekerjaan rumah, masih ada pekerjaan berat pembangunan untuk kemajuan bangsa Indonesia,” lanjutnya.

Para peserta upacara mengenakan busana dari berbagai daerah di Indonesia dalam peringatan 74 Tahun Hari Bhakti PUPR. (Alidrian Fahwi/Radarpena.id)
Para peserta upacara mengenakan busana dari berbagai daerah di Indonesia dalam peringatan 74 Tahun Hari Bhakti PUPR. (Alidrian Fahwi/Radarpena.id)

Baca juga: LAN Berikan Akreditasi untuk Enam Balai Diklat Kementerian PUPR

Berkaca dari data bahwa daya saing infrastruktur kita di tingkat ASEAN saat ini masih berada di bawah Thailand, Brunei, Malaysia, dan Singapura, Presiden mengajak semua pihak bekerja lebih keras lagi untuk mengejar ketertinggalan dan menjadi yang terdepan.

Presiden juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus memiliki dampak siginifikan bagi kesejahteraan masyarakat. “Seluruh jajaran pemerintah dan mitra yang terlibat harus memastikan bahwa pembangunan infrastruktur fokus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here