Korban Tewas Bertambah, 11.000 Lebih Positif Terinfeksi

ILUSTRASI: Staf medis yang mengenakan pakaian pelindung untuk melindungi diri dari virus corona Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan. FOTO: AFP

RADARPENA.ID – Korban tewas akibat wabah coronavirus China, bertambah menjadi 258 orang pada Sabtu (1/2). Sementara lebih dari 11.000 orang positif terinfeksi. Angka ini melonjak drastis dari 2.012 kasus pada Jumat kemarin, menjadi 11.791 kasus pada Sabtu (1/2). Tercatat, jumlah kasus coronavirus jauh melampaui kasus Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) pada tahun 2002-2003 silam.

Dilansir AFP, sebagian besar korban tewas dan terinfeksi coronovirus berasal dari Kota Wuhan dan Provinsi Hubei tempat wabah itu muncul. Virus mematikan ini terus menyebar meskipun pihak China telah mengkarantina jutaan warganya di Kota Wuhan. Coronavirus juga telah terdeteksi hampir di 20 negara di dunia.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mendeklarasikan wabah coronavirus dengan status gawat darurat dan menjadi perhatian dunia. Keputusan itu diambil dalam rapat yang digelar di Jenewa, Swiss.

“Karena jumlah pengidap terus bertambah dan terjadi penularan antarmanusia di luar China, maka WHO kembali menggelar rapat karena ada potensi wabah ini semakin meluas,” kata Dirjen WHO, Tedros Adanom Ghebreyesus, Jumat (31/1), seperti dilansir CNN.

WHO menyatakan yang dimaksud status gawat darurat yang menjadi perhatian dunia adalah kejadian luar biasa yang mengancam kesehatan masyarakat di banyak negara akibat penyebaran wabah secara global. Hal ini juga membutuhkan tanggap dan koordinasi dari seluruh dunia.

Warga China sejauh ini mengarahkan kemarahan mereka kepada pejabat lokal di Wuhan dan Hubei. Sekretaris Partai Komunis Kota Wuhan, Ma Guoqiang, mengaku menyesal telah menyembunyikan informasi terkait awal munculnya coronavirus di Kota Wuhan pada Desember 2019. Seharusnya diumumkan agar dilakukan antisipasi sejak dini.

“Saat ini saya dalam kondisi bersalah, penyesalan, dan mencela diri sendiri. Jiika langkah-langkah kontrol yang ketat telah diambil sejak awal, hasilnya akan lebih baik daripada sekarang,” kata Ma Guoqiang kepada CCTV. (dal/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here