Indonesia Geram, Vanuatu Libatkan Benny Wenda pada Forum PIF

Tokoh Papua Merdeka Benny Wenda (dua dari kiri). Foto: Istimewa

RADARPENA.ID – Pemerintah Indonesia kembali geram, terkait langkah Vanuatu yang mengikutkan salah satu tokoh Papua Merdeka Benny Wenda sebagai peserta Forum Kepulauan Pasifik (PIF) di Tuvalu, 13-16 Agustus 2019.

Dalam forum tersebut, kabarnya Benny akan memanfaatkan moment itu untuk mendesak PBB menggelar referendum kemerdekaan Papua. Dalam forum PIF itu, Indonesia bukanlah anggota, tapi sebagai ‘mitra dialog’.

Menurut laporan media The Guardian, dalam PIF di Tuvalu, Benny yang kini bermukim di Inggris akan menggalang dukungan negara-negara Pasifik bagi kemerdekaan tanah airnya, Papua.

Benny sebagai tokoh Papua Merdeka selalu mengundang perhatian Pemerintah Indonesia, seperti kasus terbaru ketika Pemerintah Kota Oxford memberikan penghargaan kepadanya pada Juli 2019.

“Ketika saya melarikan diri dari penjara Indonesia di Papua Barat tahun 2002, Oxford jadi salah satu tempat pertama di dunia yang menyambut saya dan keluarga,” katanya menanggapi penghargaan itu.

Baca Juga : Indonesia Kecam Inggris

“Saya diberi suaka di Inggris dan menjadikan Oxford sebagai tempat tinggal. Oxford salah satu kota yang pertama kali mendengar jerit rakyat Papua atas keadilan, HAM dan penentuan nasib sendiri. Sampai kami bisa kembali ke Papua Barat yang merdeka, saya dan keluarga belumlah bebas,” sambungnya.

Sejak beberapa waktu terakhir, Benny bertindak sebagai perwakilan khusus rakyat Papua di Parlemen Inggris, PBB dan Parlemen Eropa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here