Sempet Bingung Soal Vaksin, Setelah Dijelaskan Ariel Mau Disuntik

BANDUNG – Banyaknya beredar berita seputar vaksin, diakui Nazril Irham atau dikenal Ariel Noah sempat bingung saat ia terpilih menjadi orang pertama di Bandung yang dapat vaksin covid-19.

“Seperti pas ngobrol tadinya bingung tapi dipikir pikir kalau mundur kapan mulainya, dikasih kesempatan ya sudah,” ucap Ariel di RSKIA, Kamis (14/1/2021).
Menurutnya sebagai salah seorang pemusik yang terdampak pandemi, Ariel  sangat berkeinginan kondisi ini menuju ke normal lagi walaupun tidak seperti dulu.
“Tidak ada rasa apa apa, tidak sakit, tidak ada efek samping. Saya tidak mau nunggu atau menduga duga, mudah mudah semua mau divaksin sehingga pandemi ini segera berlalu dan cepat menuju normal,” ujarnya.
Kata Ariel, dengan ikut serta di vaksin itu sebagai bentuk tindakan nyata. Dan berita beredar selama ini tidak terbukti, jadi ia berharap sebisa mungkin warga agar menanyakan segala sesuatu kepada yang ahli jangan sembarang.
“Bingung banyak yang diberitakan, tapi tadi dijelaskan apa yang akan masuk ke tubuh saya ini dan saya rasa itu sangat logis,” pungkasnya.
Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menemani Ariel mengatakan bahwa hari ini di Jabar melakukan proses vaksinasi tahap satu di level provinsi yang dilaksanakan di RSHS. Mereka yang di vaksin tokoh pemimpin Jabar bersama 60 tenaga kesehatan.
“Ke RSKIA yang dikawal pak wakil, beliau tidak di vaksin karena penyitas dan saya relawan vaksin covid jadi ditubuh saya sudah ada 99 persen anti bodi. Pertama divaksin ini ada tokoh pemerintahan, tokoh masyarakat dan  influencer yang berpengaruh di masyarakat,” terang Emil sapaan akrabnya.
Ditambahkan Wali Kota Bandung Ridwan Kami bahwa vaksinasi dilakukan serentak disemua fasilitas kesehatan di Kota Bandung dan disesusaikan dengan vaksin yang diberikan provinsi.
“10 pimpinan kota dan tokoh mau divaksin, alhamdulilah lancar. Ini satu upaya kita menghentikan dan membentuk kekebalan kelompok dengan penyitas sehingga membentengi orang yang belum bisa di vaksin atau rentan terkena virus. Semoga semakin faham penting vaksinasi, ini sudah dinyatakan aman oleh bpom dan halal oleh mui,” tegas Yana.(kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here