Pemkot Bandung Segera Data Warga Penerima Vaksin

BANDUNG – Pemerintah pusat berencana segera memberikan vaksin. Untuk itu Pemkot Bandung diminta segera mendata berapa banyak orang yang akan di vaksin.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan vaksin akan diberikan kepada para petugas yang rentan dan sering berinteraksi dengan masyarakat.

“Sosialisasi dulu ya, soal kehalalannya kan masih ada dinamika di masyarakat. Kuncinya sosialisasi kemudian pemkot diharapkan siapkan data siapa yang berhak mendapatkan sesuai kriteria oleh pemerintah seperti tenaga kesehatan, TNI, Polri intinya petugas yang rentan dan sering berinteraksi dengan masyarakat,” tegas Yana usai rapat koordinasi terbatas secara virtual terkait pengadaan vaksinasi dan pelaksanannya, di BCC, Senin (30/11/2020).

Yana pun menyampaikan pelaksanaan pemberian vaksin kemungkinan tahun 2021, pasalnya vaksin merah putih baru beres diuji coba tahun 2021 begitupun vaksin sinovac.
“Yang subsidi saya lupa kalau yang mandiri ada sekitar 75 juta vaksin se Indonesia. Vaksin ini akan didrop ke kota kabupaten tapi belum ada berapa kuotanya. Yang subsidi gratis ya, kalau yang mandiri bayar tapi harganya berapa belum ada,” tegas Yana.
Mekanisme pemberian vaksin sendiri lanjutnya diharapkan jangan sampai rebutan.
“Ya akan bahas hasil ini, ada yang menjadi tugas pemda, kelihatannya ini ada vaksin terpotong dulu kabupaten kota nanti dibagi, vaksin diberikan di puskesmas ya,” paparnya.
Ditambahkan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Rosye Arosdiana bahwa pemkot akan menyasar warga berusia 20 – 59 tahun untuk vaksin covid-19.
“Ini emergency, makanya daerah yang menjadi sasaran Jabotabek dulu. Yang pasti sasaran vaksin tenaga kesehatan dan masyarakat rentan berpotensi terpapar,” jelasnya. (Kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here