200 Ribu Pekerja Kota Bandung Bakal Menerima Bantuan Presiden

BANDUNG – Penerima bantuan pekerja dari Presiden Jokowi diketahui berdasarkan data di BPJS Ketenagakerjaan di Jl Suci adalah sebanyak 236.893, data itu input terakhir pada tanggal 24/8/2020.

Mekanisme pencairan sendiri disampaikan Kabid  Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung Mirsana terlebih dulu perusahaan melaporkan data pekerjanya untuk menjadi peserta BPJD Ketenagakerjaan.
Data lengkap termasuk nomor rekening untuk pencairan di BPJS. Lalu oleh BPJS pemerintah lapor ke pusat dan  pusat nanti akan melakukan seleksi apakah memenuhi kriteria atau tidak.
“Kalau memang memenuhi kriteria upahnya dibawah 5 jt, mungkin yang lebih ke delete mungkin 1-2 kelebihan upahnya mungkin itu yang ke delete. Setelah data fiks dicairkan, awalnya tanggal 25 Agustus pencairan pertama tetapi mundur karena data belum fiks semua,” terangnya.
“Hari ini langsung presiden, presiden launching pertama di istana negara kemudian dapat di ktr bpjs masing masing termasuk simbolis penyampain kepada perusahaan, penyerahaan bertahap termasuk pembayaran juga bertahap,” ucapnya.
Lanjut Mirsana, pencair pertama Rp600 ribu kemudian bulan berikutnya sampai 4 kali pencairan total Rp2,4 juta, mayoritas untuk pekerja disektor jasa perhotelan, pariwisata termasuk kemudian ritel, manufaktur, jasa perbengkelan dan lainnya.
Untuk total perusahaan yang terdaftar di BPJSK ungkapnya pada akhir Juli ada 6.173 perusahaan dan jumlah pesertanya yang penerima upah di sektor formal 325.389 orang jumlah pekerja (60 persen lebih).
Kemudian selain itu disektor non formal cuma nom formal bantuannya ke kartu pra kerja.
“Cuma kartu pra kerja ada tambahan dikasih pelatihan Rp1 juta, Rp2,4 juta dibagi 4 bulan Rp600 ribu perbulan dan Rp150 ribu untuk survei. Sedang ojol informal, formal disini adalah yang ada hubungan kerja dengan majikan atau perusahaan jadi yang memasukan ke bpjsk adalah perusahaannya tetapi pegawi ini bukan pns bukan bumn,” tandasnya.(kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here