Perayaan HAN, Sebagai Penguatan Sekolah Di Rumah Selama Pandemi Covid-19

BANDUNG – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Siti Muntamah mengatakan bahwa HAN kali ini sebagai ‘Penguatan Sekolah Mandiri Merdeka Belajar Bagi Semua Anak’.
“Memiliki makna Penguatan Pendidikan pada semua pihak untuk saling bahu-membahu serta sinergi untuk kebebasan dan memberi ruang sebesar-besarnya pada anak kita sebagai penerus bangsa walaupun di masa pandemi Covid-19,” tutur Siti Muntamah yang biasa dipanggil Ummi usai mengikuti acara pemberian remisi di Lapas Anak Kelas II Sukamiskin, Bandung, 23/7/2020.
Saat ditanya, ditanya terkait pemberian hak untuk anak-anak Lapas, Ummi menuturkan bahwa anak-anak Lapas pun berhak mendapatkan haknya walaupun didalam Lapas.
“Anak harus bergembira, mendapatkan kegembiraan dan meluapkan emosi dan perasaan kebahagiaan atas hak yang sama yaitu satu mendapatkan pembinaan, dua mendapatkan perhatian dan ketiganya mendapatkan cinta dan yang keempat mendapatkan masa depannya anak di LPKA ini, insyaallah, itu, yang diharapkan,” ungkap Ummi.
Pada kesempatan itu, ummi memberikan 77 paket kepada anak-anak lapas yang berisikan kebutuhan hidup anak-anak seperti seprai, handuk, sandal, peralatan mandi, sarung untuk laki-laki dan mukena untuk perempuan.
Pemberian paket ini sebagai bentuk rasa cinta dan berbagai kebahgaiaan ummi sebagai ibu Kota Bandung bagi anak-anak kota Bandung, dan sebagai ibu anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, umumnya.
“Semoga rasa cinta tersebut bisa digunakan dan bermanfaat bagi anak-anak Lapas,” harapannya.
Perayaan Hari Anak Nasional (HAN)  terpusat di LAPAS Anak Kelas II Sukamiskin, Jalan Pacuankuda, Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung dihadiri Wagub Jabar,  Uu Ruzhanul Ulum, Dirjen Lembaga Pemasyarakatan, Brigjen Reinhard Silitonga, Walikota Bandung, Oded M. Danial, Forkompimda, serta tamu undangan terkait lainnya.
Para tamu undangan disuguhkan hasil inovatif dan kreatif hasil binaan  Lembaga Pendidikan dan Keterampilan Anak (LPKA)  Lapas Anak Sukamiskin, dari tarian, seni musik hingga puisi serta hasil keterampilan yang dipajang di pintu masuk gedung acara HAN. (kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here