Pipa Bocor, 60 Ribu Pelanggan PDAM Kota Bandung Terganggu

BANDUNG – Pipa tranmisi air baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung kembali bocor. Akibatnya 60 ribu pelanggan PDAM di timur, selatan, barat, dan tengah terganggu selama 3 hari kedepan.

“Saya atas nama Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung memohon maaf atas ketidak nyamanan ini. Pada hari senin 13/7/2020 pipa transmisi air baku diameter 850 mili meter bocor lagi. Beda lokasi kemarin di Dayeuhkolot sekarang di Gogel perempatan banjaran kearah pangalengan,” jelas Dirut PDAM Tirtawening Kota Bandung Sony Salimi diruang kerjanya, Selasa (14/7/2020).

Dugaan sementara kata Sonny pipa bocor akibat korosi (kropos) pada bawah pipa tersebut terdapat lubang bocor dengan diameter 5 cm.

Kata Sony semua pelanggan pasti terdampak, karena pipa transmisi dari Cisangkuy lama dari kapasitas 800 liter/detik sekarang harus dihentikan atau jadi dinolkan.

“Makanya pompa Sabuga dari Cikapundung diaktifkan, itu kapasitas 200 liter/detik, kita juga optimalkan pipa transmisi Dago bengkok biasa memanfaatkan 300 sekarang 600 liter/detik sehingga kehilangan 800 liter/detik bisa diganti dengan mengaktifkan pompa Sabuga dan Dago bengkok,” paparnya.

“Jadi kehilangan 300-400 liter/detik, secara sistem tidak terlalu terganggu. Semua pelanggan terganggu atau sekitar 20% (60 ribu pelanggan) terganggu dari biasa 1 hari 1 kubik sekarang jadi 800 liter, lalu durasi dari biasa 10 jam jadi 8 jam,” ungkapnya lagi.

Meski terganggu Sony memastikan distribusi air tidak ada yang berhenti tetapi jika ada yang terganggu sampai terhenti sama sekali, maka setiap pelanggan boleh mengajukan bantuan tangki air minimal untuk 10 orang.

Pada kesempatan itu Sony pun menyampaikan pipa bisa rusak akibat pengoperasian berhubungan dengan life time atau umur teknis.

Pada evaluasi kerusakan kemarin Sony belum bisa memastikan apakah akibat human eror (pengoperasian) atau umur tua (korosi).

Rata rata usia pipa lanjutnya 65 tahun. Dan umur pipa steel sebetulnya 50-100 tahun.

“Rehabilitasi pipa ada, tapi walaupun usia pipa 50 tahun sudah lewat sebetulnya tidak boleh karat karen pipa itu dilapisi aspal setebal 1 cm agar tidak karat tapi saat pemasangan ada gesekan, atau ka pancong sehingga mengelupas akhirnya terjadi kebocoran,” tukasnya lagi.

Disinggung anggaran rehabilitas atau perbaikkan pipa kata Sony, sangat tergantung pada kondisi pipa berada dimana.

Jika pipa diatasnya terdapat kebun lahan terbuka anggaran tidak akan terlalu besar. Tetapu jika diatasnya sudah terdapat aspal, beton, bahkan rumah tentu menjadi lebih mahal.

Sony mencontohkan di daerah Banjaran sepanjang rel kereta api terdapat pipa PDAM dan pernah juga terdapat pipa bocor di WC orang.

“Panjang pipa dari Banjaran ke Badak Singa sekitar 32 km tetapi untuk mengalirkan air dari sana ke sini butuh waktu 4 jam,” tutupnya.(kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here