Euforia Berlebihan, Sejumlah Jalan Kembali Ditutup

BANDUNG – Gegara uforia berlebihan (berkerumun) masyarakat berasa sudah terbebas virus covid-19, Pemkot Bandung beserta aparat kembali menutup sejumlah jalan. Padahal penerapan sosial bersekala besar (PSBB) proporsional akan berakhir dua hari lagi (26/6/2020).

Rabu (24/6/2020) malam empat ruas jalan ditutup yakni Jl Asia Afrika, Jl Merdeka, Jl Braga dan Jl Dago Simpang.
Menurut Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana penutupan dilakukan karena uforia masyarakat berlebihan selama PSBB Proporsional ini.
“Setelah kita evaluasi psbb proposional masyarakat cukup eforia seolah tidak ada pembatasan kegiatan padahal ada psbb proposional ada pembatasan aktivitas, saat ini bandung zona kuning dan jangan sampai merah lagi tapi biru,” ucap Yana.
Sebenarnya selama beberapa hari ini dibawah satu 0,62 terkendali tapi kalau dilihat dibeberapa negara ada kekhawatiran gelombang kedua.
“Kami hanya ingin memberikan pesan ke masyarakat kita belum ke situasi normal masih butuh kehati hatian dan kewaspadaan kita. Insyallah kita akan tutup asia afrika, braga, merdeka (antara persimpangan riau aceh) dan jalan dago akan terus dievaluasi. Kita membatasi dengan psbb proposional ada relaksasi pelonggaran sosial ekonomi semua rata rata selesai jam 8 malam lalu tutup jam 9 sampai jam 6 pagi bukan  membatasi gerak masyarakat tapi memberikan pesan masih psbb,” beber Yana seraya menyampaikan batas waktu belum ditentukan sampai kapan.
Penutupan sendiri kata Yana dilandasi seringnyabterjadi kerumunan masa yang sebetulnya aktivitas itu tidak perlu dilakukan tidak ada kepentingan urgen.
Penutupan tidak permanen jika berkaitan medis, ambulan dan bahan pokok bisa dibuka.
Masih kata Yana, sebetulnya di Kota Bandung tidak boleh ada kerumuman.
Yana membantah jika penutupan karena ada penambahan kasus positif covid-19 sebanyak 9 orang menurut hasil swab.
Ke-9 itu, 2 orang diantaranya ada ASN kelurahan Cijagra dan 7 masyarakat (linmas dan karang taruna). Namun ada kasus itu, pemkot  betul betul evaluasi tetap agar tidak terjadi kerumunan masa yang tidak perlu. (kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here