Rasionalisasi Anggaran Karena Covid, BAM Dispangtan Ditiadakan

BANDUNG – Rasionalisasi anggaran karena covid-19 Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung sebesar 30-50 persen.

Menurut Kadispangtan Gingin Ginanjar, di dinasnya ada sebanyak 6 bidang dan unit pelayanan teknis (UPT) terimbas rasionalisasi.
“Terkena sekitar Rp8,5 miliar dari sekitar Rp30 miliar dan tersisa Rp22 miliar. Untuk belanja tidak langsungnya Rp2 miliar dari Rp20 miliar dan tersisa Rp18 miliar,” jelas Gingin saat dihubungi.
Bahkan akibat rasionalisasi itu, kegiatan Bandung Agri Market (BAM) tahun ini ditiadakan padahal semula direncanakan mengadakan kegiatan BAM sebanyak tiga kali.
“Semua biaya terkait kegiatan rutin seperti pemeliharan, cleaning service.
Beberapa kegiatan dikurangi, seperti pelatihan hasil olahan pertanian, peternakan dan perikanan pun target 10 jadi 5 kegiatan, BAM 3 kali dihilangkan. Jadi penghilangan kuantitas saja,” ungkapnya.
Sementara itu untuk metode pelatihan sembelih hewan qurban tetap diadakan hanya melalui online. Namun untuk pemeriksaan hewan qurban tetap diadakan.(kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here