Rasdian: PMKS Baru, Datang Pakai Transportasi Umum

BANDUNG – Kepala Satuan Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Bandung Rasdian mengatakan para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang kini marak di kota Bandung masuk dengan cara menggunakan transportasi umum.
“Lewat transportasi umum, karena kalau pakai sepeda motor atau kendaraan pribadi selama pemberlakuan PSBB ini pasti sulit,” tegas Rasdian, usia jumpres di auditorium Rosada, Rabu (8/5/2020).
Saat didata, kata Rasdian para PMKS itu bukan warga kota Bandug namun datang dari Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.
Lanjutnya, fenomena bermunculan PMKS baru karena memanfaatkan moment ramadan.
“Terlepas datang dari mana itu baru, dalam keseharian sudah ada yang dibawa dan ditindak lanjut oleh kita tapi ini kaya migrasi ke bandung padahal disisi lain kita psbb. Kita tetap lakukan pembinaan maski keterbatasan personil hanya 30 personil di tim PMKS. Ada shif pagi dan malam, kita tetap rutinitas. Namun lepas itu balik lagi, tapi kalau kita temukan ya diambil lagi diserahkan lagi,” paparnya.
Meski sudah dilakukan penjangkauan namun pembinaan di Dinas Sosial kata Rasdian hanya tiga hari setelah itu dilepaskan kembali sehingga tak heran jika mereka kembali berkeliaran ke jalanan lagi.
Begitupun kupu kupu malam atau PSK dan waria. Kendati PSBB dan patroli terus menurus, mereka tetap saja ada. Padahal jelas selain melanggar PSBB perbuatan mereka pun bisa dijerat  yustisia karena melakukan prostistusi.
“Karena tidak tercover se Bandung, jadi difokuskan di perempatan lampu merah yang menjadi tempat langganan mereka. Kita kerjasama dari senin sampai jumat, sabtu minggu dinsos. Setelah kita ambil kita serahkan ke dinsos,” tandasnya.(kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here