Selama PSBB, Tingkat Penyebaran Covid-19 Berkurang

BANDUNG – Kepala Dinas Kesahatan Kota Bandung Rita Verita melansir selama penerapan PSBB kasus positif covid-19 bertambah namun angka penambahan itu tidak meningkag signifikan.
“Kita mendapat data bertambah karena memang didalam pelaksanaan PSBB ini kami terus berkegiatan hasilnya bisa dilihat nanti setelah berakhir PSBB apakah ada peningkatan atau penurunan kasus,” terang Rita di Balai Kota Bandung, Senin (3/5/2020).
Bila dilihat dari kasus yang ada baik PDP maupun positif, kata Rita penambahannya memang tidak signifikan. Jadi memang sedikit aga landai.
“Dan yang sembuh bertambah, walaupun tidak signifikan. Jadi memang sudah terlihat dampak dari kinerja teman teman di puskesmas dan PSBB ini. Karena tujuan PSBB ingin memutus mata rantai covid, sehingga kami mengharapkan masyarakat  tidak ada lagi penambahan kasus,” harapnya.
Dengan demikian pihaknya berharap keterbukaan dari warga Kota Bandung untuk memeriksakan kesehatan baik yang pernah kontak ataupun berkunjung ke daerah atau wilayah yang terjangkit.
“Tentunya harus terbuka sehingga kami bisa menangani dengan sebaik-baiknya,” paparnya.
Sebagai informasi gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Bandung mencatat, selama 12 hari masa PSBB (22 April-3 Mei 2020) terdapat penambahan terkonfirmasi positif sejumlah 80 kasus, meninggal 7 orang dan sembuh 5 orang.
Tercatat mulai 17 Maret 2020 sampai 3 Mei 2020, penambahan kasus positif tertinggi terjadi pada tanggal 26 April 2020 sebanyak 36 kasus. Jumlah kasus positif tertinggi berada di Kecamatan Cicendo (29 kasus).
Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Bandung hingga 3 Mei 2020 adalah 235 orang, meninggal dunia 35 orang dan yang berhasil sembuh sebanyak 22 orang. Dengan ODP Kumulatif sebanyak 3381, PDP Kumulatif sebanyak 647 orang. Sedangkan ODP selama PSBB diberlakukan adalah 461 orang, PDP 214 orang dan kasus positif 80 orang.(kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here