Anggota Dewan PSI Anjurkan Dapur Umum Daripada BLT Sembako

BANDUNG – Ketimbang bantuan tunai langsung ataupun sembako, ternyata menurut anggota DPRD Kota Bandung sekertaris komisi A Erik Darmadjaya dapur umum lebih efektif dan tepat guna menangangi masalah ketersediaan pangan bagi warga terdampak covid-19.

“Lebih baik puskemas atau RT RW setempat sediakan dapur umum saja, tiap camat lurah mengucurkan anggarannya kesitu, itu lebih baik,” aku Erik usai memantau chek poin Ledeng Covid-19, Selasa (28/4/2020).

Dengan dapur umum kata Erik para ketua RT RW bisa mengambil keputusan langsung siapa warganya yang harus diberikan bantuan. Karena nyata dan terlihat sendiri.

“Sekarang kasihan RT RW mereka di lapangan yang mendata tapi carut marut datanya,” tegas Erik.

Soal anggaran sendiri kata Erik ada dari PIPPK, bahkan partainya PSI telah menggaungkan tunjungan take home pay mereka diserahkan 50 persen untuk dapur umum.

“By data masyarakat miskin dulu yang sekarang mana misal. Contoh karyawan kahatex berapa yang di PHK lalu supir travel bagaimana mereka sekarang. Yang penting kan perut mereka terisi,” paparnya.

Intinya, kata dia bantuan harus merata dan secara lisan pihaknya sudah menyampaikan agar pemerintah membuat dapur umum saja karena lebih baik ketimbang BLT dan sembako.

Pada kesempatan itu Erik pun menyampaikan pergerakan kendaraan dimasa PSBB ini masih belum mentaati sepenuhnya.

Dari data di lapangan ada 52 pelanggaran dan diakuinya hal itu karena belum mengerti bahaya covid-19, kendati sosialisasi sudah kemana mana.

“Ini mah warga tidak mau tahu, kan ada pribahasa lebih baik mati kena covid daripada kelaparan di rumah,” ungkapnya.

Tak ayal kata Erik, sanksi harus dipertegas, harus ada sanksi yang sesuai koridor aturan.(kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here