Jaga Jarak Masih Sulit, Petugas PD Pasar Tiap Satu Jam Turun

BANDUNG – Pemberlakuan Social distancing di pasa tradisional masih sulit dilakukan. Karena itu petugas PD Pasar Bermartabat turun ke pasar memberikan himbauan setiap satu jam sekali.
“Kami di setiap pasar tradisional, turun ke pasar satu jam sekali untuk mengingatkan agar pengunjung bisa menjaga jarak aman,” ujar Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Bermartabat, Herry Hernawan.
Herry mengatakan, sebelum PSBB diberlakukan pihaknya sudah melakukan aksi bagi-bagi masker untuk pedagang dan pengunjung pasar tradisional.
Sayangnya itu kurang efektif terlebih terkendala kurangnya anggaran. Tetapi PD Pasar hingga kini tetap melakukan penyemprotan desinfektan.
Di hari pertama pemberlakuan PSBB, lanjut Herry tidak terpantau tidak ada pedagang non pangan yang membuka tokonya.
“Hal ini menunjukkan pedagang tertib aturan,” terangnya.
Pihaknya  siap melayani Masyarakat Kota Bandung dalam rangka diberlakukannya PSBB di Kota Bandung.
Dan sebagai bentuk upaya pemutusan mata rantai penyebaran virus Covid-19. Kata Herry, PD Pasar terus menyosialisasikan layanan belanja online, sehingga dengan “Stay At Home” warga tinggal telepon atau mengirim pesan saja.
Untuk memaksimalkan pelayanan ini PD Pasar menambah personil dari pusat untuk membantu unit, dan para pedagang sendiri memberdayakan ojeg pangkalan atau pun ojeg online.
“Maka pesanan akan datang ke rumah nya masing-masing,” tegasnya.
Herry juga mengatakan warga jangan khawatir karena harga dan stok bahan pangan aman.
Dari harga 35 kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas), hanya 3 komoditi yang harganya sedikit naik.
Harga gula pasir Rp18 ribu dan masih langka keberadaan nya. Selain itu kenaikan juga ada di harga bawang merah Rp30 ribu per kilogram dan cabai rawit Rp60 ribu per kilogram. (Kai)
“Sisanya, semua bahan pangan terpantau aman dan harga relatif stabil,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here