Pertamina Bandung Jamin Gas 3 Kg Tersedia Hingga Lebaran

BANDUNG – Sales Manager Ritel Pertamina Bandung Sylvia Grace Yuvenna memastikan ketersedian gas elpiji 3 kg tersedia dengan normal, bahkan apabila diperlukan untuk dilakukan pemantauan dan tambahan tambahan pihaknya bersedia.

“Jika memang diperlukan apabila masyarakat memang merasakan ada harga tidak wajar atau kekurangan pasokan maka saya sampaikan tadi bisa tlp ke cal center tentunya menyampaikan di kecamatan mana, keren kalau tidak detail agak sulit bagi kami untuk menindak lanjuti,” beber Sylvia.

Diakuinya juga selama ini belum ada keluham kelanggaan. Untuk kota Bandung atau wilayah lain sudah diantisipasi.

“Kalau kelihatan demand agak naik karena walaupun pemerintah sudah menyampaikan larangan untuk mudik tapi pada kenyataannya sepertinya migrasi tetap sudah berjalan bukan hanya di kota Bandung tapi juga diluar kota Bandung dan itu sudah antisipasi jadi kalau dibutuhkan tambahan kami akan tetap suplay kebutuhan masyarakat,” tururnya lagi.

Begitupun disinggung jelang ramadan, kata Sylvia memang biasanya naik dan itu selalu namun oleh pihaknya dipenuhi.

Kenaikannya sendiri bisa sampai 4 persen, normalnya untuk kota Bandung kebutuhan tabung gas 3 kg sebanyak 96 ribu per hari.

“Kalau naik melonjak 4 persen dan itu kita masih cover. Meski sedang cegah korona namun kami aman, jalur ditribusi kami tetap beroperasi secara penuh dengan memperhatikan protokal kesehatan yang berlaku,” tandasnya.

Sedang untuk bahan bakar minyak (BBM) kata Sylvia dengan penerapan social distancing memang terjadi penurunan komsumsi BBM.

Normalnya, kebutuhan total gasoline 1665 kilo liter (KL) per hari sekarang jadi 747 kilo liter per hari dan untuk solar atau gas oil sebanyak 352 KL sekarang turun jadi 190 KL atau turun 40 persen.

“Kami lihat memang benar benar dituruti oleh masyarakat sehingga kota Bandung mengalami penurunan sampai 50 persen untuk konsumsi BBM,” jelasnya.

“Sementara gas elpiji 3 kg relatif tetap dan elpiji non subsidi naik cukup banyak, jadi kami mengapresiasi juga masyarakat kota Bandung untuk elpiji non subsidi naik 13 persen, diutamakan,” pungkasnya.(kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here