Batas Jam Operasional Pusat Belanja Hingga Pukul 8 Malam

BANDUNG – Pemkot Bandung kembali mengatur jam operasional toko modern dan pasar tradisional antisipasi penyebaran virus korona.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan pihaknya dengan berbagai upaya sudah mengeluarkan pembatasan jam operasional untuk ritel dan pasar tradisional tetapi melihat pertimbangan perkembangan kondisi dan situasi di lapangan banyak yang mengeluh.

“Kami lapor ke pak wali kota dan ke pak sekda jadi tadi malam kami mengeluarkan surat yang baru, meralat surat sebelumnya dengan berbagai pertimbangan yang tadi disampaikan bahwa untuk toko modern pembatasannya adalah jam 10.00 wib sampai dengan jam 20.00 wib yang sebelumnya jam 10.00 wib sampai jam 18.00 wib,” jelas Elly di pendopo, Jumat (3/4/2010).

Lanjut Elly, sekarang mereka beroperasi bisa sampai jam 20.00 wib. Hal itu karena ada beberapa warung di perumahan-perumahan yang menjual kembali ke warga harus menutup warung dulu sampai jam 18.00 wib.

“Jam 5 jam 6 baru belanja manakala tokonya tutup jam 6 tidak memungkinkan untuk warga belanja, sehingga akan berdampak terhadap warung-warung yang ada di perumahan itu yang kami juga akan menjadi bahan pertimbangan. Kedua juga jam kerja operasional kan dibatasi pembatasannya dipangkasnya cukup banyak dikawatirkan kalau terlalu banyak akan banyak karyawan yang dirumahkan, ini pertimbangan dari kami Pemerintah Kota Bandung sehingga menambah jam sampai jam 8 dari jam 6 wib tapi kalau jam 10.00 wib buka nya itu sesuai dengan perda no 2 tahun 2009 tentang toko modern dan pusat perbelanjaan bahwa dalam perda disebutkan buka jam 10.00 wib tutup jam 10 malam jadi kami tidak mau melanggar Perda 02 2009 tetap buka nya jam 10.00 wib ya,” jelasnya.

Namun tegas Elly, kecuali untuk yang di rumah sakit kalau rumah sakit di tutup jam delapan.

“Kasihan kan nanti ada penunggu yang penuh kepastiannya butuh yang kedua dari SPBU yang ketiga adalah di rest area itu 3 yang dikecualikan Rumah Sakit, SPBU dan Rest Area. yang paling penting yang tadi malam saya keluarkan sudah izin Pak wali dan Pak Sekda,” tegasnya.

Masih kata Elly ada arahan dari wali kota ada penanganan penekanan untuk pelaksanaan physical distancing (jaga fisik) agar seluruh toko modern dan pusat apa pasar tradisional melaksanakan physical distancing.

Apabila ada yang belum melaksanakan atau ada yang melanggar physical distancing ini akan ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kalau ada yang belum melaksanakan SOP seperti ini menyediakan cuci tangan ada sabunnya, jarak antrian 1 meter, Jadi kami mohon teman-teman media juga menyampaikan, melaporkan kepada kami Dinas Perdagangan Perindustrian manakala ada gerai-gerai yang melanggar,” tegasnya.(kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here