Teh Nia Ajak Pendukungnya Tak Terprovokasi Hoax

Pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Bandung nomor urut 1, Kurnia Agustina-Usman Sayogi.

RANCAEKEK – Calon Bupati Bandung nomor urut 1, Kurnia Agustina mengajak pendukungnya untuk tidak mudah terprovokasi dengan kabar atau berita-berita hoax yang beredar. Menurut wanita yang akrab disapa Teh Nia, yang paling perlu dilakukan adalah tabayun.

“Kita perlu tabayun. Pastikan “Kenteng Ulah Potong”. Dan semoga bagi kita, di nomor 1 segala perjuangan ini, akan selalu membawa kemaslahatan buat Kabupaten Bandung,” ujar wanita yang berpasangan dengan Usman Sayogi dalam gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung, di Kecamatan Rancaekek beberapa waktu yang lalu.

Dalam kunjungannya ke Kecamatan Rancaekek, Teh Nia disambut berbagai komponen, antara lain terlihat barisan Ormas Pemuda Pancasila PAC Rancaekek, LSM Gerakan Masyarakat Bersatu (GMB), LSM Kompak, Persatuan Wanita Tani (PWT) Rancaekek serta dihadiri pula para Kader Golkar, tokoh Agama, tokoh masyarakat, para pengayuh beca serta para pedagang.

Atas sambutan tersebut, Teh Nia mengucapkan rasa syukur serta mengungkapkan rasa terima kasihnya, kepada seluruh warga yang hadir untuk memberikan dukungan kepada pasangan Nu Pasti Sabilulungan.

“Semoga hal ini menjadikan lebih semangat lagi, serta semua dapat bersama-sama mengawal serta menjaga bentuk dukungan ini demi kemenangan yang murni,” kata Teh Nia.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Rancaekek yang juga selaku Dewan Pakar Kewirausahaan Nasional, Lucky Richard Chasmaran mengungkapkan bahwa perolehan suara untuk Nia-Usman di wilayah Kecamatan Rancaekek, bisa mencapai angka 70 persen.

“Kami optimis raihan suara paslon NU Pasti Sabilulungan mencapai 70 persen. Kami siap memperjuangkan kemenangan dengan terhormat,” ungkap Lucky.

Ditempat lain, Juru Bicara pasangan Nu Pasti Sabilulungan, Dadang Rusdiana, memandang pasangan Nia-Usman lebih unggul dan matang dibanding pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan dan Yena Iskandar Masoem-Atep, dalam debat publik ketiga Pilbup Bandung. Karena, lebih memahami persoalan secara mendalam dan cerdas dalam memberikan solusi penanganan Covid-19 dan penyelesaian masalah Narkoba. Bahkan, pria yang akrab disapa Darus ini memberikan nilai 90 bagi pasangan Nomor Urut 1, sementara pasangan nomor urut 2 dan 3 masing-masing diberi nilai 78 dan 75.

“Paslon lain nampak masih dangkal dalam memahami masalah, sehingga konsep rumusan solusi dan aksipun nampaknya tidak jelas dan tidak fokus, bahkan menyebut peristilahan yang sederhana juga tidak faham,” tutur Darus.

Dia menyontohkan, gagasan Kurnia Agustina tentang penguatan keluarga dan Sakolam ( sabilulungan kolaborasi multi sektor), juga dorongan pengembangan bisnis daring bagi UMKM dalam mengendalikan dan mencegah covid 19, dinilai lebih relevan. Demikian juga dengan peningkatan kapasitas RSUD, serta tambahan relawan kesehatan untuk penanganan pandemi covid.

“Bahkan Pasangan nomor urut 1 tersebut berani menambahkan gerakan pencegahan dari 3 M menjadi 4 M, yakni menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, dan meningkatkan iman dan imun,” katanya.

Hal aktual yang disampaikan oleh pasangan NU Pasti Sabilulungan, lanjut Darus, adalah masalah pendidikan, yang saat ini terjadi pro kontra di semua kalangan mengenai pembelajaran di masa adaptasi kebiasaan baru.

“Penambahan 2.000 ruang belajar yang adaptif dan nyaman dalam adaptasi kebiasaan baru menunjukan Teh Nia adalah pemimpin yg inovatif yang tak pernah sepi dari gagasan. Dan yang tidak kalah penting adalah penampilan Kang Usman yang tegas dan efektif dalam membuat pernyataan membuat pasangan ini menjadi pasangan dengan kombinasi paling baik,” tutup Darus.(red/**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here