Rediana: Dukung Kebijakan AKB Diperketat

BANDUNG – Kendati angka reproduksi  virus covid-19 meningkat akibat dilakukan swab tes secara masif, pemkot Bandung kali ini menerapkan kebijakan adaptasi kebiasaan baru (AKB) diperketat. Dalam artian tidak ada lagi tolerir bagi para pelanggar protokol kesehatan.

Menanggapi kebijakan itu salah seorang anggota DPRD Kota Bandung Rediana Awangga mendukungnya.
Pasalnya pengetatan AKB jika demi meminimalisir penyebaran maka harus didukung.
“Kami mendukung untuk pemerintah kota melakukan berbagai upaya meminimalisir penyebaran covid-19. Ini salah satunya adalah dengan pengetaatan AKB,” ujar Awang sapaan akrabnya.
“Seperti kita ketahui bersama bahwa satu satunya cara untuk mengendalikan dan meminimalisir adalah dengan keterlibatan seluruh pihak, masyarakat, swasta dan lainnya. Diharapkan disiplin melaksanakan protokol kesehatan terutama 3 m (menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan) terus dilakukan,” bebernya.
Dalam kesempatan itu Awang pun menyampaikan bahwa ia telah menjadi relawan uji coba vaksin covid-19. Dan kemarin Jumat (11/9/2020) petang ia sudah disuntik vaksin tahap 1.
“Usai di vaksin kita diminta menunggu 30 menit untuk dilakukan observasi,
terakit apakah ada efek samping atau gejala lainnya dimana memang efek yang dirasakan hanya sedikit kebas didaerah yang di vaksin tapi pembengkakan dan lainnya tidak ada,” ungkap politisi Demokrat ini.
Awang menjadi  relawan selain mendapat dukungan dari isteri dan keluarganya juga karena dorongan kuat hati nuraninya yang ingin melakukan sesuatu demi bangsanya. 
 
Dari 50 anggota dewan terhormat Kota Bandung hanya Awang yang menjadi relawan.
 
“Saya ingin turut andil sebagai seorang yang dipercaya masyarakat dalam hal ini DPRD Kota Bandung seharusnya jadi teladan, salah satunya jadi relawan vaksin,” ucapnya mengakhiri.(kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here