Meski Terbatas Yoel Anggota Dewan Tetap Lakukan Reses

BANDUNG – Aspirasi rakyat menjadi hal penting bagi wakil rakyat atau anggota DPRD saat harus mengkritisi pemerintah. Karenanya menampung aspirasi adalah hal penting bagi dewan.
Dan meskipun dengan keterbatasan akibat pandemi covid-19, para anggota dewan Kota Bandung tetap melakukan reses mulai Selasa (21 Juli 2020) sampai  Minggu, 26 Juli 2020. Reses  dilakukan mengikuti aturan protokol kesehatan. Peserta reses yang diundang hanya lima orang per titik, dan setiap dewan akan mengunjungi enam titik.
Seperti dilakukan oleh anggota dewan Kota Bandung Yoel Yosaphat. Anggota dari Partai Solidaritas Indonesia itu mengunjungi enam RT yang tersebar di Kecamatan Sukasari, Kecamatan Andir, Kecamatan Sukajadi, dan Kecamatan Cicendo.
“Karena terbatasnya warga yang bisa hadir di reses kali ini, kami mengundang RT, RW, tokoh masyarakat, kader PKK, dan pengurus Tarka sebagai perwakilan yang hadir. Karena hanya berlima ini, saya lebih suka menyebutnya bersilaturahmi ke warga,” ujar anggota dewan Komisi D ini sambil tersenyum.
Dari empat titik yang telah dikunjungi, Yoel menyatakan bahwa masih banyak warga yang mengeluhkan kondisinya di masa pandemi ini, terutama mengenai bantuan sosial yang belum tepat sasaran.
“Warga mengeluhkan data warga penerima yang itu-itu saja, bahkan penerima bantuan sosial rutin pun mendapatkan dobel. Atau warga yang sudah pindah atau meninggal, masuk ke daftar. Sementara yang benar-benar membutuhkan tidak mendapatkannya kembali,” Yoel menjelaskan.
Selain itu, warga pun mengeluh sistem sekolah saat ini yang harus dilakukan di rumah cukup menyulitkan banyak warga.
“Mereka sangat membutuhkan kuota internet. Saya sangat berharap, pemerintah segera menyiapkan WiFi di pemukiman warga sehingga anak-anak akan sangat terbantu saat harus belajar  secara daring.” jelasnya seraya mengatakan sampai hari ini, ia masih akan menjumpai warga dalam rangka menyerap aspirasi mereka. (kai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here