Tekan Kematian Ibu dan Anak dengan KIA

Ilustrasi. Foto: Istimewa

RADARPENA.ID – Puskesmas Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya terus berupaya menurunkan angka kematian ibu dan anak dengan program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) pada 2020.

Kepala Puskesmas Kecamatan Manonjaya Ijang Budiana Nur mengatakan, meski tidak ada lagi kasus kematian ibu dan anak di Kecamatan Manonjaya, pihaknya tetap menjalankan program KIA sebagai fokus utama. KIA harus terus disosialisikan agar semakin diketahui dan dipahami masyarakat banyak.

“Itu kami laksanakan langsung di setiap desa. Bahkan dalam Januari ini sudah beberapa desa KIA ini disosialisasikan,” katanya kepada Radar Tasikmalaya (Grup RADARPENA), Kamis (23/1).

KIA tahun ini dilaksanakan dengan jemput bola. Pihaknya pun melibatkan ahli gizi, kesehatan lingkungan, promosi kesehatan dan bidan desa. Tim kesehatan itu memeriksa ibu hamil yang berisiko tinggi.

“Tim ini melaksanakan pengecekan kesehatan ibu hamil, gizi dan lainnya. Diharapkan seluruh ibu hamil ini bisa terpantau perkembangannya hingga lahir,” tutur dia.

Baca Juga : Prabowo Ingin Bangun Pertahanan Semesta

Dalam melaksanakan KIA ini, pihaknya juga terus mendata ibu hamil dengan risiko tinggi. Ibu hamil ini akan terus dipantau hingga masa persalinan.

“Kalau sudah terpantau di setiap desa, kematian ibu dan anak ini tidak ada. Khususnya persalinan bisa oleh tenaga kesehatan,” kata dia. (ujg)