Desak Adili Penista Agama

Ilustrasi Aksi 212 pada 2 Desember 2017 lalu. Foto: JawaPos

RADARPENA.ID – Desakan bagi kepolisian agar menuntaskan perkara dugaan penistaan agama yang dilakukan Sukmawati Soekarnoputri dan Muwaffiq semakin kencang disuarakan.

Seperti Jumat (13/12), umat Islam yang ada di Kota Palembang yang tergabung ke dalam Gerakan Masyarakat Pembela Rasulullah (GEMPAR) kembali turun ke jalan untuk meminta kepolisian memenjarakan kedua orang dimaksud.

“Sudah seharusnya dan selayaknya, polisi dan pemerintah tegas untuk mengusut secara tuntas pelaku penistaan agama yang telah dilakukan Bu Suk (Sukmawati Soekarnoputri, red) dan Muwaffiq,” ungkap Koordinator Aksi, Gasim Alkaf, saat menyampaikan orasi di Bundaran Air Mancur, depan Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo.

“Hal ini karena perbuatan keduanya, sudah sangat jelas menyakiti perasaan umat Islam dari pernyataan yang disampaikan keduanya belum lama ini,” tambahnya.

Walaupun dalam kondisi hujan lebat dan mendapatkan pengawalan ketat polisi dan pihak keamanan terkait, massa yang selesai salat Jumat langsung bergabung ke dalam barisan untuk menyuarakan hal serupa.

Baca Juga : Mentan Minta Bantuan Jaksa, Ada Apa?

Tidak hanya itu, massa juga meminta agar proses penyelidikan atau penyidikan bisa berlangsung transparan.

“Jangan ragu lagi, adili dan penjarakan saja keduanya bila terbukti bersalah. Kita minta hukum benar-benar menjadi panglima di negeri kita tercinta, Indonesia. Jangan biarkan Rasulullah sebagai orang mulia dihina. Takbir!” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here